Mau 'Berlayar' ke Malang Pakai Galon Rakitan, Pemuda di Kaltim Ini Dievakuasi

Suriyatman - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 11:13 WIB
Dedik saat dievakuasi petugas karena nekat mau berlayar ke Malang pakai galon rakitan.
Foto: Dedik saat dievakuasi petugas karena nekat mau 'berlayar' ke Malang pakai galon rakitan. (Istimewa)
Balikpapan -

Dedik Purnomo (27) ditemukan mengapung-apung di perairan pelabuhan semayang Balikpapan tengah, Kalimantan Timur (Kaltim). Pria tersebut hendak berangkat ke malang Jawa Timur dengan cara berenang menggunakan galon.

Dedik Purnomo merupakan warga Jalan Rengganis, Balikpapan Selatan. Aksinya tersebut diketahui sejumlah motoris speed boat pada Rabu (16/12/2020) siang.

"Benar kemarin kami mengevakuasi pemuda yang nekad berenang di sekitar Pelabuhan Semayang, dengan menggunakan dua buah galon yang dirancang dan dirakit sendiri biar ngapung, saat dievakuasi dia mengaku akan berenang hingga ke Malang Jawa Timur," kata Kapolsek Pelabuhan Semayang Balikpapan, AKP Retno Ariani yang dimintai konfirmasi detikcom, kamis (17/12/2020).

Retno mengatakan Dedik mengaku nekat karena kesal sering disalahkan kakaknya setiap ada masalah di keluarga. Perselisihan itu membuat dia nekat untuk pulang ke Malang.

Dari rumah sang kakak, Dedik lalu membawa tiga galon besar menuju pelabuhan. Di Jalan, dia menemukan beberapa kayu dan kabel, yang kemudian digunakannya untuk merakit galon tersebut agar terapung.

"Karena di jalan dia belum merokok maka satu galon yang dibawanya kemudian dijual dan uangnya dibelikan rokok," kata Retno.

Retno menuturkan Dedik mulai 'berlayar' dengan galon rakitannya. Namun belum sempat jauh, aksinya dilihat oleh motoris kapal speedboat yang melintas di kawasan perairan Pelabuhan Semayang Balikpapan. Saat itu, Dedik sedang terapung-apung sekitar pukul 15.30 wita.

Simak juga video '4 Nelayan Asal Sumut Selamat Usai Kapal Tenggelam Dihantam Badai':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Pelaku langsung dipertemukan dengan kakaknya. Kakaknya menuturkan Dedik sedikit mengalami gangguan setelah sempat koma beberapa waktu lalu.

"Dia memang sempat koma lama, sehingga dia sering stres dan melakukan kegiatan yang tidak masuk akal, kalau pergi dari rumah memang sudah sering dilakukan, kalau sudah pergi dari rumah nanti kalau sudah sadar dia akan kembali pulang seperti biasa," kata Retno.

"Jadi memang ada agak kekurangannya, jadi kemarin kita sudah tawari ke kakaknya juga kalau memang tidak ada biaya kita akan biayai pulang, tetapi kakaknya mengaku akan merawat pelaku," jelas Retno.

Sementara itu, Dedik yang sempat dievakuasi ke Makopolsek Pelabuhan Semayang mengaku idenya berenang ke Pulau Jawa muncul spontan.

"Setelah berkelahi dengan kakak ide pulang ke Jawa itu muncul tiba karena tidak punya uang, ya sudah mau coba berenang aja aku, Allahu a'lam aja kalau selamat sampai sana," Kata Dedik.

Dedik di Balikpapan dirinya tinggal bersama keluarganya. "Nggak ada kerjaan, Pak, makanya enggak punya uang mau pulang aku," tuturnya.

(idh/idh)