SETARA Institute soal Polisi Tembak 6 Pengikut HRS: Jika Terancam, Dibenarkan

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 07 Des 2020 19:51 WIB
Direktur Riset Setara Institute Halili Hasan.
Foto: Direktur Riset SETARA Institute Halili Hasan (Sachril/detikcom)

Diberitakan sebelumnya, 6 dari 10 pengikut Habib Rizieq Shihab tewas ditembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek dini hari tadi. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan pengikut Habib Rizieq Shihab lebih dulu menyerang polisi dengan memepet kendaraan lalu menyetop kendaraan polisi, kemudian menodongkan senjata tajam serta senjata api.

"Sekitar pukul 00.30 WIB di jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB," jelas Fadil, didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Polda Metro Jaya, Jakarta, pagi tadi.

Fadil Imran menjelaskan, pihaknya saat itu melakukan penyelidikan soal informasi rencana pengerahan massa yang akan mengawal Habib Rizieq diperiksa di Polda Metro Jaya hari ini. Polisi kemudian memantau pergerakan FPI.

Pihak FPI sendiri membantah disebut melakukan penyerangan dengan senjata api dan senjata tajam. Menurut Sekretaris Umum FPI, pihaknya tak pernah membekali anggota yang mengawal Habib Rizieq dengan senjata api dan senjata tajam.

FPI menilai polisi telah memutarbalikkan fakta dan memfitnah.


(aud/fjp)