Vaksin COVID-19 Akan Didistribusikan ke Gudang Dinkes Provinsi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 07 Des 2020 10:03 WIB
Menkes Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Pemerintah Indonesia telah membuat skema distribusi vaksin virus Corona (COVID-19) ke setiap daerah. Pemerintah akan mendistribusikan vaksin COVID-19 ke provinsi-provinsi sebelum akhirnya disebarkan ke kabupaten dan kota.

"Pelaksanaan distribusi vaksin sesuai dengan prosedur cara distribusi obat yang baik, CDOB, dalam rangka menjamin kualitas vaksin sampai diterima oleh masyarakat sesuai dengan rencana distribusi vaksin COVID-19," ucap Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam siaran pers melalui kanal YouTube, Kemkominfo TV, Senin (7/12/2020).

"Telah dibahas bersama bahwa untuk skema program, vaksin didistribusikan ke gudang vaksin di Dinas Kesehatan Provinsi nantinya, untuk diedarkan ke dinas kesehatan di bawahnya," ucap Terawan.

Terawan mengatakan pemerintah telah mendata kebutuhan vaksin COVID-19 tiap daerah. Jadi, jumlah vaksin yang akan didistribusikan telah ditentukan.

"Kementerian Kesehatan telah menyiapkan jumlah sasaran dan kebutuhan vaksin per kabupaten/kota yang selanjutnya data tersebut dimasukkan dalam sistem informasi PCPEN yang akan menyiapkan data sasaran by name by address," katanya.

Menkes Terawan berharap vaksin COVID-19 bisa memberikan imunitas kepada masyarakat dari virus COVID-19. Jadi, pandemi virus Corona bisa segera berakhir.

"Semoga pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dapat segera dilaksanakan tepat waktu, berjalan dengan baik dan lancar, sehingga penanggulangan pandemi COVID-19 bisa segera cepat diatasi dan dalam rangka perlindungan seluruh masyarakat tetap sehat dan produktif," katanya.

Diketahui, Pemerintah Indonesia telah menerima 1,2 juta vaksin Corona. Vaksin itu tiba melalui bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, kemarin (6/12).

"Saya ingin menyampaikan satu kabar baik bahwa hari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis covid-19. Vaksin ini buatan Sinovac," ujar Presiden Joko Widodo dalam live streaming di akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (6/12).

Vaksin itu sudah melalui uji klinis. Uji klinis itu dilakukan di Bandung, Jawa Barat.

"Kita juga masih mengupayakan 1,8 juta dosis yang tiba di awal Januari," tutur Jokowi.

Tonton video 'Terawan: Vaksin Sinovac yang Tiba Semalam untuk Tenaga Medis':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/tor)