Round-Up

Tegas Jokowi Tolak Lindungi Mensos yang Terseret Kasus Suap Bansos

Tim detikcom - detikNews
Senin, 07 Des 2020 07:15 WIB

Sudah Ingatkan Hati-hati Uang Rakyat

Jokowi mengaku sudah mengingatkan sejak awal kepada menteri Kabinet Indonesia Maju agar tidak terlibat korupsi.

"Perlu juga saya sampaikan bahwa saya sudah ingatkan sejak awal kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju jangan korupsi sejak awal. Sejak awal," kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan sudah berulang kali mengingatkan para pejabat negara berhati-hati menggunakan APBN dan APBD. Sebab, APBN dan APBD merupakan uang rakyat, terlebih lagi dalam urusan bansos Corona.

"Saya berulang kali saya mengingatkan ke semua pejabat negara baik itu menteri, gubernur, bupati, wali kota dan semua pejabat untuk hati-hati dalam menggunakan uang dari APBD kabupaten/kota, APBD Provinsi dan APBN itu uang rakyat. Apa lagi ini bansos dalam rangka penanganan COVID dan pemulihan ekonomi nasional," tutur Jokowi.

Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana. (Agung Pambudhy/detikcom)

Tunjuk Menko PMK Jadi Mensos Ad Interim

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy untuk menjalankan tugas Juliari P Batubara sebagai Menteri Sosial (Mensos). Hal itu menyusul status tersangka terhadap Juliari Batubara di KPK.

"Dan untuk sementara nanti saya akan menunjuk Menko PMK untuk menjalankan tugas Mensos," ucap Jokowi

Halaman

(imk/imk)