Round-Up

Kemarahan Prabowo ke Edhy yang Diangkat dari Selokan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 06:15 WIB
Jakarta -

Kecewa, marah, dan merasa dikhianati. Itulah yang dirasakan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto, saat elite parpolnya, Edhy Prabowo, ditangkap KPK terkait dugaan suap ekspor benur.

Bagaimana tidak, Edhy Prabowo bukan sekadar kader parpol bagi Prabowo Subianto. Edhy sudah dianggap anak oleh Prabowo usai dia mengangkat Edhy dari 'selokan'.

Reaksi keras itu diungkap oleh adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Seperti diketahui, Prabowo yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) memang belum angkat bicara langsung usai Edhy kena OTT KPK.

"Pak Prabowo sangat marah, sangat kecewa, merasa dikhianati," kata Hashim dalam jumpa pers di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

Hashim lalu mengutip ucapan Prabowo. Kemarahan dan kekecewaan Prabowo disampaikan dalam Bahasa Inggris.

"Dia bilang sama saya, pakai bahasa Inggris. Saya kan sama kakak saya sedang 60 tahun bahasa Inggris. Ya bahasa Batak-Inggris. Dia sangat kecewa dengan anak yang dia angkat dari selokan 25 tahun lalu," tutur dia.

"I lift him up from the gutter and this is what he does to me," imbuh Hashim.

Dalam kesempatan itu, Hashim juga menegaskan tak ada kaitan antara keluarganya, Prabowo, dalam kasus ekspor benur. Dia pun merasa terzalimi, lantaran namanya dan putrinya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, dikait-kaitkan dengan kasus tersebut.

"Saya atas nama keluarga Djojohadikusumo merasa prihatin dan saya merasa dizalimi, saya merasa dihina dan difitnah, anak saya sangat merasakan," ujarnya.

Jejak kedekatan Prabowo dan Edhy memang begitu nyata. Selengkapnya ada di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3