Gamelan Indonesia Menggema di Plaza PBB Buenos Aires

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 04:26 WIB
Gamelan Indonesia Menggema di Plaza PBB Buenos Aires
Foto: Dok. KBRI Buenos Aires
Jakarta -

KBRI Buenos Aires bekerja sama dengan Pemerintah Kota Buenos Aires mengadakan pertunjukan Gamelan in the Park di Plaza Naciones Unidas (PBB). Hal ini dilakukan dalam rangka menutup rangkaian perayaan HUT ke-75 di Argentina.

Duta Besar RI Buenos Aires, Niniek Kun Naryatie mengatakan gamelan dipilih untuk dipentaskan karena merupakan musik kebanggaan Indonesia. Menurutnya, variasi nada gamelan dapat dibandingkan dengan orkes simfoni di dunia barat.

"Ketawang Puspowarno, yang diciptakan oleh Sultan Mangkunegoro IV, misalnya. Pada tahun 1977, lagu tersebut terpilih bersama 26 komposisi musik dari seluruh dunia untuk diperdengarkan di kabin Voyager I saat terbang ke ruang angkasa," kata Niniek, dalam keterangan tertulis Sabtu (5/12/2020).

"Suara pada gamelan hanya akan apik terdengar apabila semua pemainnya seiring sejalan. Gamelan mengajari kita bahwa kerja sama dan kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan harmoni," sambungnya.

Niniek mengatakan, Indonesia dan Argentina akan merayakan hubungan bilateral pada tahun depan. Menurutnya, hal ini akan menjadi kesempatan yang baik untuk memperkenalkan budaya Indonesia.

"Tahun depan, Indonesia dan Argentina merayakan 65 tahun hubungan bilateral kedua negara. Ini akan menjadi momentum yang baik bagi Indonesia untuk bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat Argentina," tuturnya.

Lokasi acara yang berlangsung pada, 3 Desember 2020 ini disebut sengaja digelar di Plaza PBB. Hal ini karena, Plaza PBB merupakan simbol multikulturalisme yang dibanggakan oleh warga Buenos Aires.

Gamelan dimainkan oleh 13 personel 'Sang Bagaskara'. Para pemain gamelan membawakan 12 lagu selama satu jam tampil, beberapa lagu diantaranya Kebogiro, Manyar Sewu, Subakastawa, Gugur Gunung, dan Ketawang Puspowarno.

Presiden Comuna 2 Ramiro Reyno Grondona mengatakan, kegiatan seperti ini penting untuk mengenal budaya satu sama lain. Dia mengaku belum pernah mendengar gemelan sebelumnya.

"Sejujurnya, saya belum pernah mendengar jenis musik seperti ini, tetapi menurut saya musik ini memberikan rasa damai dan tenang," paparnya

(dwia/dwia)