BRI Gelar Kompetisi Data Hackathon 2021, Berhadiah Rp 450 Juta

Faidah Umu Safuroh - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 20:52 WIB
Dalam rangka mendorong literasi data kepada masyarakat luas, Bank BRI mengadakan kompetisi data science BRI Data Hackathon 2021.
Foto: Dok. BRI
Jakarta -

Pandemi COVID-19 menimbulkan percepatan proses transformasi digital yang dilakukan oleh organisasi bisnis dan pemerintahan. Transformasi digital sangat erat hubungannya dengan data. Semakin luasnya transformasi yang dilakukan oleh organisasi maka semakin besarnya volume data yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Dalam rangka mendorong literasi data kepada masyarakat luas, Bank BRI mengadakan kompetisi data science 'BRI Data Hackathon 2021'. Kompetisi ini berhadiah total senilai Rp 450 juta dan dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia secara daring.

Dalam kompetisi ini peserta diminta untuk menyelesaikan permasalahan bisnis menggunakan metode Machine Learning. Tidak tanggung-tanggung, inovasi Machine Learning terbaik dalam kompetisi ini akan mendapat hadiah uang tunai senilai Rp 60 juta.

BRI juga menyediakan hadiah hiburan lainnya bagi peserta yang tidak berhasil mencapai peringkat 1. Hadiah hiburan yang disiapkan berupa uang tunai dengan total nilai Rp 190 juta dan beasiswa untuk mengikuti kelas Algoritma Data Science School dengan total nilai Rp 200 juta.

Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo mengungkapkan Bank BRI merupakan bank terbesar di Indonesia yang telah melakukan transformasi digital secara luas dan memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan yang diambil oleh perusahaan.

Kesadaran yang tinggi akan pentingnya data-driven decision, lanjutnya, dipadukan dengan semangat untuk terus berinovasi, dan ketulusan untuk mendukung pembangunan bangsa melalui literasi data mendorong BRI untuk mengadakan 'BRI Data Hackathon 2021'.

"Saat ini data telah menjadi sumber kekayaan baru yang berharga bagi sebuah organisasi atau perusahaan. Dengan memanfaatkan data yang akurat, organisasi atau perusahaan dapat melakukan efisiensi anggaran dan mengambil kebijakan yang menguntungkan masyarakat luas. Selain itu, dengan memanfaatkan teknik analisis yang tepat organisasi bisnis dapat meningkatkan profit, dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi konsumen," ungkap Indra dalam keterangan tertulis, Jumat (4/12/2020).

Ia menambahkan kompetisi ini dapat diikuti dengan gratis tanpa pungutan biaya apapun. Masyarakat dapat mendaftarkan diri atau membagikan informasi mengenai BRI Data Hackathon melalui website resmi yang dapat diakses di www.brihackathon.id. Pendaftaran dibuka pada 8 Desember 2020 dan akan ditutup pada 19 Februari 2021.

"Kami membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk bisa mengikuti kompetisi ini. Semoga dapat mendorong minat masyarakat akan pentingnya ilmu data dan mendorong literasi data pada masyarakat luas," tegas Indra.

(akn/ega)