Adik Prabowo Siap Hadir Bila Dipanggil KPK di Kasus Ekspor Benur

Lukman Arun - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 15:38 WIB
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menggelar jumpa pers perihal pengunduran diri Ahok dari Partai Gerindra, pekan lalu, di Jakarta, Senin (15/9/2014).
Hashim Djojohadikusumo (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Hashim Djojohadikusumo mengatakan siap jika dipanggil KPK terkait kasus suap ekspor benur yang melibatkan Edhy Prabowo sebagai tersangka. Hashim mengatakan tidak ada masalah atas itu.

"Tentu, kalau diundang atau dipanggil, kami akan penuhi, kami tidak ada masalah kok," kaya Hashim dalam konferensi pers di Jetski Cafe, Jalan Pantai Mutiara, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020).

Lebih lanjut, kuasa hukumnya, Hotman Paris, menambahkan tidak ada alasan KPK untuk memanggil Hashim ataupun Rahayu Saraswati karena tidak ada kaitannya dengan kasus itu. Meski begitu, dia mengatakan pemanggilan itu tetap merupakan kewenangan KPK.

"KPK itu kan hanya memanggil kalau ada kaitannya, kalau ada bukti petunjuk, yaitu bukti petunjuk ikut dalam bisnis ekspornya, ikut sebagai penyogok, atau mengetahui, atau bantu menyogok. Ya bagaimana mau menyogok kalau izin ekspornya saja belum ada. Jadi, kalau dari segi hukum sih memang kewenangan KPK, tapi tidak ada alasan untuk panggil sebagai saksi," ujarnya.

Hashim menegaskan pihaknya tidak ada hubungan dengan perusahaan PT ACK, simak di berita selanjutnya >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2