Kabareskrim Bicara Penyebab Kasus COVID Naik: Demo, Kampanye, Kerumunan HRS

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 15:15 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo hadiri Rakor Sentra Gakkumdu
Foto: dok. istimewa
Jakarta -

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo memaparkan kenaikan kasus virus Corona (COVID-19) yang terjadi pada akhir November. Listyo mengatakan kenaikan kasus ini terjadi akibat kerumunan dalam beberapa minggu terakhir.

"Sampai saat ini tren terkait dengan masalah data COVID ini masih sangat tinggi. Di bulan November itu kita catat terendah di tanggal 9 November kurang-lebih 2.853, kemudian di minggu-minggu berikutnya terjadi kenaikan yang luar biasa, 3.000, kemudian 4.000, 5.000, kemudian tertinggi kemarin tanggal 29 November itu 6.267," kata Listyo dalam Rakornas Sentra Gakkumdu yang disiarkan melalui YouTube Bawaslu RI, Kamis (3/12/2020).

Listyo kemudian menyoroti kerumunan yang terjadi beberapa waktu terakhir. Dari demo omnibus law, kerumunan saat kampanye, hingga kerumunan acara Habib Rizieq Shihab.

"Kenapa ini bisa terjadi? Karena beberapa waktu yang lalu terjadi kegiatan yang kami lihat di lapangan ini berdampak langsung, yaitu adanya demo pasca-omnibus law, terus kemudian kegiatan rekan-rekan yang melaksanakan kegiatan kampanye dengan kegiatan yang bersifat pertemuan langsung, kemudian kegiatan-kegiatan yang terakhir kita lihat klaster baru dengan kedatangan MRS (Muhammad Rizieq Shihab) di bandara, Petamburan, Megamendung, kemudian juga menambah angka COVID," tutur Listyo.

Ada 17 kabupaten/kota yang mengikuti Pilkada saat ini masih menjadi zona merah penyebaran virus Corona, kata Listyo. Jumlah kabupaten terbanyak yang menjadi zona merah ada di Pulau Jawa.

"Kemudian kalau kita lihat ada 17 kabupaten yang saat ini masih dalam zona merah. Jadi wilayah Sumatera itu kurang-lebih ada 5, di Jawa ada 7 atau 8, di Kalimantan ada 3. Jadi ini tentunya menjadi tantangan bagi kita semua bagaimana kita bisa mengawasi proses penyelenggaraan Pilkada ini dengan baik di situasi dan tantangan yang mau tidak mau harus kita hadapi," katanya.

Simak video 'Habib Rizieq Minta Maaf soal Kerumunan, Polisi: Penyidikan Tetap Berjalan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2