Zona Merah Meningkat, Satgas Minta Pemda Evaluasi Pelaksanaan 3M

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 12:01 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto: detikcom
Jakarta -

Perkembangan penanganan COVID-19 pada pekan ini harus menjadi pembelajaran serius bagi daerah untuk memperbaiki diri. Sebab, dari peta zonasi risiko per 29 November, jumlah daerah yang masuk zona merah bertambah cukup banyak yakni 50 daerah dari sebelumnya yang hanya 28 kabupaten atau kota.

"Saya sangat kecewa karena jumlah daerah yang berada di zona merah bertambah hampir dua kali lipat dari minggu sebelum nya. Selain itu, jumlah daerah yang berada di zona hijau pun semakin menipis," ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Kamis (3/12/2020).

Dia memaparkan dari rincian peta zonasi, pada zona oranye atau risiko sedang jumlahnya meningkat menjadi 374 dari sebelumnya 345 kabupaten/kota. Zona kuning atau risiko rendah, menurun menjadi 75 dari 121 kabupaten/kota.

Selain itu, pada zona hijau tidak ada kasus baru menurun menjadi 6 dari sebelumnya 10 kabupaten/kota. Dan zona hijau tidak terdampak juga menurun menjadi 9 dari sebelumnya 10 kabupaten/kota.

"Keadaan ini harus menjadi cambukan keras bagi kita untuk terus memperbaiki diri, bagi masyarakat jangan pernah abai. Karena cepat atau lambat, anda akan menjadi penderita COVID-19, jika lengah dalam memproteksi diri, lingkungan ataupun keluarga anda," imbau Wiku.

Wiku meminta pemerintah daerah dan jajarannya, melakukan evaluasi terhadap kedisiplinan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Selain itu, penegakan kedisiplinan protokol kesehatan harus dimasifkan, dan pelaksanaan 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan) di berbagai tatanan kesehatan di daerah.

"Kami berharap data ini bisa menjadi cermin bagi kita semuanya, baik pemerintah, maupun masyarakat untuk merefleksikan komitmen kita dalam mengendalikan COVID-19," pungkasnya.

Sebagai informasi, untuk mendukung upaya pemerintah menghentikan kasus COVID-19, masyarakat harus berperan aktif dan #IngatPesanIbu dalam menerapkan 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencuci tangan seperti yang selalu dikampanyekan Satgas COVID-19.

(ega/ega)