Round-Up

Canda Gubsu Edy Bawa-bawa Malaikat hingga Penjara

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 08:14 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi dalam acara kunker Komisi II ke Sumut (Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Gubsu Edy Rahmayadi dalam acara kunker Komisi II ke Sumut (Ahmad Arfah-detikcom)
Jakarta -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi merespons kabar soal dirinya yang akan dilaporkan lagi soal masalah tanah Sport Center. Gubsu Edy pun berkelakar dengan membawa-bawa malaikat hingga penjara.

Hal itu disampaikan Edy saat rapat koordinasi bersama KPK di rumah dinas Gubsu, Medan, Rabu (2/12/2020). Dia menyebutkan mendapat kabar mau dilaporkan dari Kepala BPN Sumut, Dadang Suhendi.

"Pak Dadang pagi-pagi dia laporan sama saya. 'Pak Edy, Sport Center digosok orang lagi, Pak Edy siap-siap dilaporkan'," kata Edy.

Edy pun merespons santai. Dia tak masalah jika ada yang melaporkan dirinya lagi.

"Laporkan, nggak persoalan sama saya. Ke malaikat laporkan. Kalau ke malaikat nggak usah dilaporkan udah mencatat," tuturnya.

Terkait masalah Sport Center, Edy mengatakan selalu berkoordinasi dengan KPK. Dia juga menyebut pembangunan Sport Center sudah disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Edy menyebut tanah untuk pembangunan Sport Center adalah eks Hak Guna Usaha (HGU) yang diserahkan kepada Pemprov Sumut. Tanah 300 hektare itu akan dibangun Sport Center untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

"Tanah itu eks HGU dan dikembalikan ke pemerintah daerah. Pemerintah pusat ke pemerintah daerah, 300 hektare yang akan dijadikan persiapan PON di 2024," paparnya.

Lebih lanjut, Edy menuturkan sulitnya menyelesaikan masalah tanah lokasi Sport Center Sumut. Edy mengatakan pihaknya sempat kalah saat ada warga yang melakukan gugatan terkait tanah itu.

"Ada rakyat di situ (di wilayah pembangunan Sport Center) yang melaporkan ke pengadilan dan dimenangkan oleh hakim," kata Edy.

Selanjutnya
Halaman
1 2