Kesiapan Trans Studio Mall Cibubur Terapkan Prokes Antisipasi Libur Panjang

Afzal Nur Iman - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 22:35 WIB
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok, Dedi Supandi.
Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok, Dedi Supandi. (Afzal/detikcom)
Jakarta -

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok Dedi Supandi melakukan kunjungan ke Trans Studio Mall Cibubur untuk mengecek kesiapan menjelang libur panjang. Dede menerangkan kesiapan protokol kesehatan di Trans Studio Mall Cibubur ini sudah sesuai aturan.

"Tadi saya lihat, saya percaya lah kalau selevel Trans Studio Mall protokol kesehatan, hand sanitizer, terus tempat pencuci tangan, terus sampai membentuk petugas yang mengawasi kerumunan. Saya yakin, percaya itu dan artinya ini menjadi sebuah contoh bagi pelaksana kegiatan usaha yang harus perlu dijadikan contoh, jadi usaha tetap berjalan dan aktivitas usaha berjalan tapi masyarakat sudah kita berikan rambu-rambunya berikan jaminan oleh pengusaha," ujar Dedi di lokasi, Rabu (2/11/2020).

Dedi pun menyebut pada momen libur panjang nanti agar warga Depok tidak berpergian ke luar daerah. Menurut dia, liburan di dalam kota pun masih lebih baik.

"Jadi pesan saya mudah-mudahan liburan juga dalam meningkatkan imun berjalan silakan menggunakan tempat liburan di Depok, jangan sampai jauh-jauh membawa yang kita tidak tahu kan. Karena virus ini hadir dari kerumunan. Maka pesan saya ke tempat mal atau tempat hiburan tolong dipastikan ada petugas yang dia selalu mengecek pada saat terjadi orang-orang yang masuk ke mal itu agar tidak terjadi kerumunan sehingga tetap terjadi jaga jarak," paparnya.

Dedi mengatakan, untuk wilayahnya sendiri, sudah ada instruksi kepada ASN di Kota Depok agar tidak berlibur ke luar kota. Dia menyebut ada sejumlah wilayah di Jawa Barat yang masuk zona merah Corona.

"Sebagaimana tadi disampaikan Pak Gubernur kita kasihkan informasi kepada masyarakat bahwa Bandung zona merah dan yang lainnya juga seperti itu, jadi mohon nanti liburan jangan berduyun-duyun ke sana. Jadi kita masih melakukan imbauan nanti bahwa liburan hashtag liburan di rumah saja," jelas dia.

Dia mengatakan tak masalah mal dibuka di tengah pandemi. Sebab, menurut Dedi, aktivitas ekonomi juga harus berjalan.

"Ada lima tahapan karena pembukaan tempat ibadah, yang kedua tempat ekonomi, ekonomi rakyat, industri, yang keempat itu pariwisata dan yang terakhir sekolah. Sebetulnya dari tahapan ini sudah boleh hanya yang harus tertib itu adalah bagaimana pelaksana dari kegiatan usaha ini mereka melakukan 3M tadi," jelas dia.

(idn/idn)