Jelang Debat, Akhyar Ungkit Janji Jokowi ke Pemko Medan yang Belum Terwujud

Datuk Haris Molana - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 18:59 WIB
Akhyar Nasution (Datuk Haris Molana-detikcom)
Akhyar Nasution (Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Debat terakhir Pilkada Medan bakal digelar akhir pekan ini dengan tema keserasian pembangunan daerah dan pusat. Cawalkot Medan, Akhyar Nasution, mengungkit janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pemko Medan yang belum terealisasi.

"Membangun Medan adalah membangun Indonesia. Untuk itu kerja sama pemerintah pusat, provinsi dan Kota Medan sangat dibutuhkan sekali. Banyak kewenangan-kewenangan pemerintah pusat yang di Kota Medan yang perlu ditangani. Beberapa hal yang belum ditangani sudah janji Presiden Jokowi tapi belum terealisasi antara lain pembangunan pengganti gedung Pajak (Pasar) eks Aksara, dari tahun 2017 belum terealisasi. Ini karena janji Presiden kepada Pemerintah Kota Medan, tapi belum terlaksana," kata Akhyar Nasution di Sekretariat Forum Islam Bersatu (FIB), Jalan Karya Sei Agul, Medan Barat, Rabu (2/12/2020).

Akhyar kemudian menyebut beberapa infrastruktur di Medan yang harus dibantu oleh pemerintah pusat. Antara lain, tanggul untuk mencegah rob di utara Medan serta pembangunan flyover dan underpass.

"Kemudian beberapa hal sisi infrastruktur yang kami mohon bantuan kepada Bapak Presiden menangani rob di daerah pantai utara Medan, Belawan, Labuhan dan Marelan. Kami mohon keseriusan dari pemerintah pusat, Kementerian PU untuk menangani hal ini," ujar Akhyar

"Pembangunan beberapa flyover ataupun underpass di Kota Medan, di persimpangan-persimpangan padat, ini sangat kami butuhkan untuk Kota Medan ke depan," sambungnya.

Akhyar kemudian bicara soal kanal besar tapi tidak berfungsi. Dia mengatakan keberadaan kanal itu merupakan perencanaan dari pemerintah pusat.

"Tetap kami mempersiapkan ke depan, apa yang telah terjadi ya itu sudah perencanaannya dari Kementerian PU. Yang lalu ya sudah apa adanya kita terima. Tapi kami akan berbicara ke depan Kota Medan. Beberapa hal yang harus ditangani untuk kemajuan Kota Medan," ujar Akhyar.

Simak video 'Protokol Kesehatan Tak Bisa Cegah Munculnya Klaster Pilkada':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2