Istana soal Bursa Calon Kapolri: Presiden Punya Kunci

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 16:19 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Komjen Idham Azis sebagai Kapolri. Begini momennya.
Presiden Jokowi saat melantik Idham Azis sebagai Kapolri. Kini, Idham akan memasuki masa pensiun. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Muncul sejumlah nama yang digadang-gadang menjadi calon Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis, yang akan memasuki masa pensiun. Istana mempersilakan masyarakat berspekulasi soal calon Kapolri.

"Biarkan masyarakat berspekulasi, biarkan masyarakat berkalkulasi," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di kantornya, gedung Bina Graha, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Menurut catatan Indonesia Police Watch (IPW), ada 13 jenderal bintang tiga atau komjen yang berpeluang di bursa calon Kapolri. Soal siapa pengganti Idham, Moeldoko menyerahkan kepada Presiden Jokowi.

"Itu masyarakat punya hak untuk itu, tapi Presiden juga punya kunci sendiri untuk menentukan siapa yang akan menjabat," kata Moeldoko.

Kapolri Jenderal Idham Aziz akan pensiun pada akhir Januari 2021. Catatan IPW dari 13 perwira tinggi berpangkat komjen, sebanyak 6 orang bertugas di internal Polri dan 8 nama lainnya di luar Polri.

"Meski komjen yang bertugas di internal Polri lebih berpeluang menjadi Kapolri, para komjen yang bertugas di luar kepolisian juga tetap memiliki peluang yang cukup besar. Misalnya Sutanto, Dai Bachtiar, dan Tito Karnavian masuk menjadi Kapolri setelah bertugas di luar Polri, yakni di BNN dan BNPT," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam rilis kepada wartawan, Senin (30/11).


Siapa yang berpeluang kuat menjadi calon Kapolri?

Selanjutnya
Halaman
1 2