Polisi Ungkap Kronologi Truk Tangki Terbakar di SPBU MT Haryono

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 14:28 WIB
Jakarta -

Kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kawasan Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap kronologi kejadiannya.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budi Sartono mengatakan kebakaran bermula dari mobil tangki SPBU yang hendak mengisi bahan bakar. Mobil tangki semula akan mengisi bahan bakar pukul 09.00 WIB, namun baru bisa terlaksana siang hari karena mati listrik.

"Ternyata hasil penyelidikan sementara kejadian adalah karena adanya mobil tangki SPBU yang sedang ingin mengisi pada jam 09.00, tapi karena SPBU mati lampu sehingga setelah nyala lampu jam 11.30," kata Budi di SPBU Jl MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2020).

Kebakaran mobil tangki terjadi di SPBU MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2020). Saat ini, PT Pertamina (Persero) tengah melakukan investigasi.Kebakaran mobil tangki terjadi di SPBU MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2020). Saat ini, PT Pertamina (Persero) tengah melakukan investigasi. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Budi mengatakan percikan api timbul dari alat pompa pengisian bahan bakar saat mobil tangki sedang diisi bahan bakar. Api sempat menyala dan mengenai sebagian badan mobil tangki. Namun api dapat dipadamkan petugas SPBU.

"Di pompa alat pengisian terjadi percikan sehingga terjadi kebakaran di alat pengisian pompa yang mengakibatkan alat pompa tersebut terbakar, termasuk sebagian di mobil tangki. Tapi tidak mengakibatkan mobil tangki terbakar," ujar Budi.

"Langsung oleh para petugas SPBU dipadamkan oleh alat pemadam yang dimiliki SPBU tersebut," imbuhnya.

Polisi memastikan tidak ada ledakan. Saat ini polisi berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk pemeriksaan saksi-saksi. Pihaknya juga menunggu Puslabfor untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Sementara tadi sudah koordinasi, mereka akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian mereka akan memberikan keterangan-keterangan kepada pihak kepolisian. Seluruh saksi-saksi yang ada di SPBU akan kooperatif, akan diminta keterangan, mulai dari sopir tangki, akan diminta keterangan. Intinya kami akan meminta keterangan secara penuh dulu, olah TKP dulu full, baru kita memastikan sebenarnya kebakaran ini karena apa," ungkapnya.

Selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2