UAS Kampanyekan Akhyar-Salman, PAN: Tak Masalah, Cawapres Aja Bisa Ulama

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 13:33 WIB
Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto (Rahel Narda/detikcom)
Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto (Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Ustaz Abdul Somad (UAS) ikut mengampanyekan pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi di Pilkada Medan, Sumatera Utara. PAN menilai UAS yang merupakan seorang ulama memiliki hak untuk mengkampanyekan calon kepala daerah.

"Sangat layak dan sangat boleh. Bebas sebagai WNI kan boleh dia memilih kan, secara terbuka tak sembunyi-sembunyi mengajak orang untuk memilih calon tertentu, bisa," kata Waketum PAN, Yandri Susanto saat dihubungi, Selasa (1/12/2020).

Lebih lanjut, Yandri menyebut bahwa seorang ulama bisa menjadi calon wakil presiden (cawapres). Menurutnya, tidak ada masalah jika UAS turut mengkampanyekan paslon tertentu di pilkada.

"Orang jadi cawapres aja bisa ulama kok. Apalagi jadi timses. Ma'ruf Amin aja sukses jadi cawapres kan. Masa jadi timses aja nggak boleh. Tapi tetap menurut peraturan perundang-undangan. Ajakan nggak boleh hasut, provokasi memfitnah," katanya.

Ketua Komisi VIII DPR RI ini mengatakan tidak perlu ada dikotomi antara ulama dan bukan ulama. Ia mengatakan semua orang bebas memilih selama taat pada aturan perundang-undangan.

"Jadi nggak masalah. Jadi nggak perlu ada dikotomi atau pemisahan ini ulama, ini tidak ulama. Ini nggak boleh, ini boleh. Menurut saya tidak pada posisi itu kita lakukan pada kontestasi Pilkada gitu loh," ujar Yandri.

"Semua orang bebas (memilih), asalkan taat aturan, taat perundang-undangan, patuh dan paham terhadap Pancasila. Itu aja sih. Ukurannya," sambungnya.

Yandri juga bercerita tentang ulama jadi calon kepala daerah, simak pada halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2