Bacok Pegawai Provider, 3 Pelajar di Cianjur Diamankan Polisi

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 00:08 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi garis polisi (Foto: Ari Saputra)
Cianjur -

Tiga orang pelajar SMA di Cianjur, Jawa Barat diamankan polisi usai membacok pegawai provider. Diduga ketiga pelajar itu tengah mabuk saat melakukan aksinya.

Peristiwa terjadi di kawasan Jalur Cianjur-Puncak Panembong Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (30/11/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Para pelajar itu awalnya sedang nongkrong sambil meminum minuman keras di pelataran toko tempat pegawai provider bekerja.

Lalu, mereka terlibat cek cok dengan dengan pegawai provider yang meminta mereka untuk tidak nongkrong. Sempat mereda, bentrokan kembali berlanjut setengah jam kemudian.

Pelajar yang masih menggunakan seragam itu kemudian kembali bentrok dengan pegawai provider. Mereka mengeroyok salah seorang pegawai serta beberapa kali membacoknya di bagian belakang kepala.

"Bentrokan awal sempat mereda, tapi pelajar yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian ini pulang kemudian membawa golok. Lalu mendatangi lagi lokasi dan menganiaya hingga membacok salah seorang pegawai provider," kata Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton, saat ditemui di Mapolres Cianjur, Senin (30/11/2020).

Anton mengatakan keributan bisa dilerai setelah polisi dibantu warga mengamankan para pelajar tersebut. Tiga pelajar yang berinisial B, R, dan T dibawa ke Mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan pelaku lainnya melarikan diri.

"Di lokasi ada sekitar 10 orang. Tapi yang berhasil diamankan dan merupakan pelaku utama sudah diamankan di Mapolres Cianjur. Anggota sedang melakukan pemeriksaan," tuturnya.

Anton menambahkan insiden tersebut membuat korban mengalami luka serius di belakang kepala. "Ada dua luka di bagian kanan dan kiri di kepala belakang akibat bacokan golok," ujarnya.

Para pelaku, lanjut Anton, akan dijerat dengan pasal pasal 351 dan 170 KUHP, serta dikenakan UU Darurat RI nomor 12/1951 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Salah satu pelaku, B, mengaku kalau dirinya tengah dalam keadaan mabuk usai menenggak miras bersama temannya. Dia yang kemudian pulang ke rumah untuk mengambil golok dan membacok pegawai provider.

"Iya tadi bawa golok dari rumah. Tadi sudah mabuk berat," ujar siswa kelas XII tersebut.

(eva/eva)