Round Up

Desakan Parpol di DPR RI agar Habib Rizieq Penuhi Panggilan Polisi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 21:50 WIB
Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab akhirnya tiba di Indonesia. Habib Rizieq langsung keluar dari Terminal 3 dan langsung berorasi.
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab (HRS) akan dimintai keterangan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Selasa, 1 Desember 2020. Sejumlah anggota Dewan di Senayan mengimbau Habib Rizieq memenuhi panggilan itu. Akankah hadir?

Kasubdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Raindra Ramadhan ditemani beberapa penyidik telah mengantarkan surat panggilan kepada Habib Rizieq langsung ke kediamannya di Gang Paksi, Jl Petamburan III, Jakarta Pusat.

"Tadi penyidik ke rumah HRS untuk kirim surat panggilan kepada yang bersangkutan, tetapi yang bersangkutan tidak ada di rumahnya," kata Yusri.

Polisi memanggil Habib Rizieq untuk dimintai keterangan terkait kerumunan. Pemanggilan dijadwalkan pada Selasa ini.

Surat tersebut kemudian diterima pihak keluarga. Raindra menyebut pihak RW setempat menyaksikan penyerahan surat panggilan itu.


PDIP: Agar Persoalan Terang Benderang

Komisi III DPR RI mengatakan pemanggilan Habib Rizieq merupakan prosedur dari penegakan hukum.

"Tentunya polisi di dalam hal melakukan pemanggilan itu adalah bagian dari prosedur, prosedur protokol COVID beserta dengan penegakan hukum, yang kalau diperlukan," kata Ketua Komisi III DPR Herman Herry di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta (30/11/2020).

Herman mengatakan semua orang harus menghormati proses yang dilakukan aparat kepolisian. Ia berharap tidak ada fitnah di masyarakat terkait kejadian kerumunan acara Habib Rizieq.

"Saya meminta siapa pun harus menghormati apa yang dilakukan oleh polisi. Dipanggil itu kan bukan berarti bersalah. Dipanggil oleh penegak hukum bagian dari proses supaya semua persoalan yang ada menjadi terang benderang dan tidak menjadi fitnah di masyarakat," kata Herman.

Herman mendesak semua pihak mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Menurutnya, perlu ada penjelasan mengenai dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan acara Habib Rizieq beberapa waktu lalu.

Selain itu, politikus PDIP ini mengingatkan agar Polri bersikap profesional dalam bertugas. Sebab, menurutnya, pemanggilan pemeriksaan terhadap Habib Rizieq sedang menjadi sorotan publik.

PPP: Penuhi Kewajiban Hukum

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP, Arsul Sani, meminta Habib Rizieq memenuhi panggilan tersebut.
"Tentu kita berharap juga Habib Rizieq sebagai warga negara itu juga memenuhi kewajiban hukumnya sebagai warga negara dengan memenuhi panggilan itu ya," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (30/11/2020).

Sekjen PPP ini juga meminta pendukung Habib Rizieq menyikapi pemanggilan polisi sebagai hal yang biasa. Sebab, sistem hukum di Indonesia menganut asas praduga tak bersalah.

Selain itu, Wakil Ketua MPR RI ini meminta aparat penegak hukum agar melaksanakan kewenangannya secara tepat. Ia berharap polisi tidak menciptakan ruang yang dapat memicu kontroversi publik terkait pemeriksaan Habib Rizieq.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3