Satgas Tinombala Buru Ali Kalora dkk, Kapolri: Kalau Melawan, Tembak Mati!

Kadek Melda L - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 21:06 WIB
Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Polri menggelar upacara HUT ke-69 di Lapangan Udara Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (4/12/2019). Upacara dipimpin oleh Kapolri Jenderal Jenderal Idham Azis.
Kapolri Jenderal Idham Azis (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah telah mengerahkan Satgas Tinombala untuk memburu dan menangkap kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan jajarannya menindak tegas Ali Kalora dan kawan-kawan.

"Saya sudah bilang ke anggota, tindak tegas mereka (Ali Kalora dkk). Jika ketemu lalu mereka melawan, tembak mati saja," kata Idham melalui keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).

Idham memastikan perburuan Ali Kalora cs sudah dilakukan. Polisi, sebut dia, akan mencari tempat persembunyian mereka.

"Kita akan cari sejumlah tempat yang selama ini jadi persembunyian kelompok Ali Kalora," ujar Idham.

Seperti diketahui, polisi menyebut kelompok MIT pimpinan Ali Kalora merupakan dalang dari pembunuhan sadis di Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pembunuhan sadis di Sigi itu sebagai tindakan biadab.

"Tindakan yang biadab itu jelas bertujuan untuk menciptakan provokasi dan teror di tengah-tengah masyarakat yang ingin merusak persatuan dan kerukunan di antara warga bangsa," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi juga mengutuk keras pembunuhan tersebut. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan pembunuhan sadis yang dilakukan Ali Kalora dkk merupakan tindakan di luar batas kemanusiaan.

"Saya mengutuk keras tindakan-tindakan di luar batas kemanusiaan dan tidak beradab yang menyebabkan 4 orang saudara-saudara kita yang meninggal dunia dalam aksi kekerasan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah," jelasnya.

Tonton video 'Jokowi Kutuk Penyerangan Biadab di Sigi':

[Gambas:Video 20detik]



(zak/zak)