Polda Kalteng Tangkap 2 Pengedar Sabu di Palangkaraya

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 18:02 WIB
Rilis Narkoba
Foto: Polda Kalteng
Jakarta -

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng menangkap dua pelaku pengedar sabu yang ada di Kota Palangkaraya. Proses penangkapan berlangsung selama setengah jam. Kapolda Kalteng Irjen. Pol. Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan pun membenarkan hal tersebut.

"Memang benar, hanya selisih setengah jam saja petugas kami berhasil menangkap dua pelaku berinisial MU (34) dan RA (39) yang merupakan pengedar sabu," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).

Hendra mengutarakan jika MU diamankan anggota ketika berada di Jalan Badak XIII tepatnya di sebuah barak Bapak Wiji pintu nomor 7.

"Dari pelaku berhasil diamankan 12 paket sabu dengan berat kotor 59,98 gram sabu, dua sendok sabu berikut barang bukti lainnya," jelasnya.

Sementara itu pada pelaku berinisial RA, terang Hendra, pihaknya telah mengamankan barang bukti 37 paket sabu dengan berat kotor 175,78 gram, satu unit timbangan digital, satu kantong plastik hitam beserta barang bukti lainnya.

"Untuk TKP sendiri berada di Jalan Manjuhan Kota Palangka Raya pada pukul 14.30 WIB," sambungnya.

Kedua pelaku akan dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan denda Rp 1 miliar dan maksimal 20 tahun penjara/seumur hidup dan denda Rp 10 miliar.

Sementara itu menanggapi video polisi dilarang masuk ke Lapas Narkotika Kelas II A Kasongan yang beredar di masyarakat, Hendra menyampaikan emosi memang sempat terjadi tapi hanya berlangsung 5 menit. Setelah itu surat permohonan bon ditunjukkan dan proses pemeriksaan dilaksanakan dengan baik.

"Tetapi karena masih pegawai baru dan etika untuk mempersilakan duduk atau masuk tidak disampaikan maka terjadilah percekcokan. Setelah kalapas tiba, semua proses Bon dan pemeriksaan di lapas terlaksana dengan baik. Saat ini pengendali sudah dititipkan di Ditresnarkoba Polda Kalteng untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut dengan permulaan yang cukup. Akan kita pastikan yang bersangkutan JH dan FJ akan jadi tersangka," tutupnya

(mul/ega)