Polisi Keroyok TNI, Polda Sulsel: Sudah Diselesaikan Dandim-Kapolres

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 17:09 WIB
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Ibrahim Tompo.
Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Ibrahim Tompo. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan kasus pengeroyokan dua oknum polisi terhadap seorang prajurit TNI di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, sudah berakhir damai. Pimpinan daerah dari kedua institusi telah bertemu dan menyelesaikannya.

"Masalah tersebut sudah selesai di mana Dandim bersama Kapolres sudah menyelesaikan," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo kepada detikcom, Senin (30/11/2020).

Kombes Ibrahim menyebut Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo dengan Dandim 1421 Pangkep Letkol Inf Adi Sabaruddin memang langsung bertemu setelah adanya insiden pengeroyokan tersebut. Kendati demikian, Ibrahim enggan mengungkap penyebab dari insiden ini demi menghindari hal-hal yang tidak perlu.

"Supaya tidak menimbulkan keresahan kronologisnya tidak kita sampaikan," ujar Ibrahim.

Senada dengan Ibrahim, Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo menyebut peristiwa pengeroyokan dipicu kesalahpahaman dan telah berakhir damai.

"Salah paham saja kemarin. Tapi sudah ini kok, sudah diselesaikan, sudah selesai, sudah (damai)," tutur Endon Nurcahyo kepada detikcom, Minggu (29/11).

Diberitakan sebelumnya, video seorang anggota TNI dikeroyok di Pangkep, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Disebutkan pengeroyokan dilakukan oknum polisi.

Rekaman video viral sendiri menunjukkan peristiwa pengeroyokan terjadi di jalan pada malam hari. Dalam video pendek tersebut, terlihat ada tiga orang.

Seorang pria yang disebut-sebut sebagai anggota TNI awalnya terlihat terduduk di pinggir jalan. Sedangkan dua pria lainnya, yang disebut-sebut oknum polisi memakai celana panjang dan pendek, secara bersamaan mengangkat badan korban hingga berdiri.

Selanjutnya, pria bercelana panjang memukul korban beberapa kali. Sementara itu, pria yang memakai celana pendek terus memegangi korban yang dipukuli pria bercelana panjang.

Akibat dipukuli, korban sempat terjatuh lagi. Disebutkan korban mengalami sejumlah luka di bagian muka.

(nvl/idh)