Kemenhub Gelar Latihan Atasi Tumpahan Minyak di Selat Sunda

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 17:06 WIB
Latihan Ditjen Perhubungan Laut
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Kementerian Perhubungan menggelar latihan penanggulangan tumpahan minyak di laut atau Marine Pollution Exercise (Marpolex) untuk memperkuat koordinasi antarinstansi terkait dalam rangka penanggulangan tumpahan minyak dalam skala lokal, daerah, dan nasional. Marpolex Nasional tahun 2020 ini digelar di Lampung hari ini dan dibuka secara virtual oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

"Provinsi Lampung merupakan kawasan strategis yang terletak di dekat Selat Sunda yang telah ditetapkan IMO sebagai kawasan perairan dengan Traffic Separation Scheme (TSS) pada tanggal 1 Juli 2020. Jadi kami ingin menguji kesiapan personil dan peralatan penanggulangan pencemaran di perairan khususnya sebagai lokasi perbantuan apabila terjadi musibah pelayaran di kawasan TSS Selat Sunda," jelas Budi Karya dalam keterangan tertulis, Senin (30/11/2020).

Budi Karya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para Pemerintah Daerah Lampung serta stakeholder terkait atas terselenggaranya kegiatan ini, serta berharap agar pelatihan ini dapat memberikan rasa aman terhadap pergerakan di laut Indonesia.

"Kami ucapkan terima kasih kepada stakeholder, khususnya Bapak Gubernur dan Pemda Lampung yang memberikan kesempatan untuk diselenggarakan kegiatan ini. Saya juga berterima kasih kepada semua yang hadir, semoga apa yang kita lakukan bermakna dan memberikan rasa aman terhadap pergerakan Kapal di laut Indonesia," pungkas Budi Karya.

Pelaksanaan Marpolex yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2010 tentang Perlindungan Lingkungan Maritim dan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2006 tentang Penanggulangan Keadaan Darurat Tumpahan Minyak di Laut.

Pada tahun genap mulai dari 2016, 2018, 2020, Marpolex diselenggarakan dalam skala nasional, sedangkan Marpolex dengan skala regional diselenggarakan setiap tahun ganjil (2017, 2019, 2021) bersama dengan Philippine Coast Guard dan Japan Coast Guard. Pada tahun 2019 lalu, telah diadakan Marpolex Regional di Davao, Filipina. Saat itu Indonesia mengirimkan 3 Kapal Negara Kelas I untuk mengikuti latihan bersama.

Latihan Marpolex Nasional 2020 diikuti oleh unsur Ditjen Perhubungan Laut, Pemerintah Provinsi Lampung, Pangkalan TNI Angkatan Laut Lampung, BASARNAS Lampung, Polair Polda Lampung, SKK Migas, PT. Pertamina (Persero), PT. Pelindo II Cabang Panjang, dan Stakeholder lokal.

Kapal-kapal yang akan terlibat dalam pelatihan Marpolex 2020 ini di antaranya adalah KN. Trisula, KN. Kalimasada, KN. Chundamani, KN. Jembio, KN. 336, RIB Basarnas 1, RIB Trisula, TB. Leopard, TB. Legundi 3, armada Kantor Kesehatan Pelabuhan, MT. Pasaman, Searider TNI AL, KP. Polair dan RIB Pertamina. Peserta yang mengikuti Marpolex Nasional tahun ini berjumlah kurang lebih 300 orang.

(mul/ega)