Cerita Keluarga Korban Pembunuhan MIT di Sigi Lari ke Hutan Selamatkan Diri

Mohammad Qadri - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 13:19 WIB
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi (Dok. detikcom)

Saat di tengah hutan melarikan diri, Bunga sempat bertemu dengan beberapa warga yang hendak pergi berkebun. Bunga dengan panik mengingatkan para petani tersebut untuk ikut bersamanya melarikan diri karena ada anggota teroris yang hendak membantai mereka.

Bunga juga meyakinkan mereka jika ayah dan suaminya telah menjadi korban pembunuhan sadis itu. Sejumlah petani itu kemudian percaya dan ikut melarikan diri ke hutan bersama Bunga.

"Dari situ kami ke sana itu ikut arus air. Sampai ketemu ada air pancuran, air terjun, kami lihat jalan ke kiri-kanan tidak ada, sampai berpikir; 'sudah didapat kami nanti ini sama teroris'," tuturnya.

Di tengah kebingungan itu, Bunga dan sejumlah warga itu akhirnya nekat turun ke salah satu jurang dekat air terjun itu.

"Saya punya anak itu saya kasih turun saya kasih selamat satu persatu dari jurang," imbuhnya.

Setelah berjalan sekitar 3 jam lamanya, pada sekitar pukul 12.00 Wita, Bunga akhirnya menemukan persawahan dan jalanan hingga akhirnya dia selamat dari pembunuhan. Sementara ibunya, yang sempat ditahan teroris, tidak dibunuh namun diolesi darah di bajunya.

Halaman

(nvl/idh)