PPP Dorong Habib Rizieq Hadiri Panggilan Polisi: Penuhi Kewajiban Hukum

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 12:31 WIB
Politikus PPP, Arsul Sani
Arsul Sani (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Habib Rizieq Shihab (HRS) dipanggil polisi untuk dimintai keterangan mengenai kerumunan yang terjadi di kawasan Petamburan, Jakarta, hingga Megamendung, Bogor. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP, Arsul Sani, meminta Habib Rizieq memenuhi panggilan tersebut.

"Tentu kita berharap juga Habib Rizieq sebagai warga negara itu juga memenuhi kewajiban hukumnya sebagai warga negara dengan memenuhi panggilan itu ya," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (30/11/2020).

Sekjen PPP ini juga meminta pendukung Habib Rizieq menyikapi pemanggilan polisi sebagai hal yang biasa. Sebab, sistem hukum di Indonesia menganut asas praduga tak bersalah.

"Kita minta juga yang mendukung Habib Rizieq untuk menyikapi hal ini sebagai biasa," ucapnya.

"Orang yang dipanggil penegak hukum belum tentu bersalah, apalagi sistem hukum kita menganut asas praduga tak bersalah, presumption of innocent," sambung Arsul.

Selain itu, Wakil Ketua MPR RI ini meminta aparat penegak hukum agar melaksanakan kewenangannya secara tepat. Ia berharap polisi tidak menciptakan ruang yang dapat memicu kontroversi publik terkait pemeriksaan Habib Rizieq.

"Kita ingatkan juga penegak hukum tidak menciptakan ruang publik untuk kemudian menciptakan kontroversi baru kemudian menggunakan kewenangan secara tidak pas, secara tidak tepat, terutama terhadap yang bagaimana punya-punya pengikut, terlepas suka tidak suka ya," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2