PN Batam Vonis Mati 8 Penyelundup 30 Kg Sabu Jaringan Malaysia

Andi Saputra - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 11:34 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi palu hakim. (Ari Saputra/detikcom)
Batam -

Pengadilan Negeri (PN) Batam, Provinsi Kepulauan Riau, menjatuhkan vonis mati kepada 8 penyelundup narkoba terkait impor 30 kg sabu dari Malaysia-Indonesia. Tiga nama di antaranya adalah WN Malaysia.

Hal itu tertuang dalam putusan PN Batam yang dilansir Senin (30/11/2020). Kedelapan orang itu adalah:

1. WN Malaysia, Kumar Atchababoo (38)
2. WN Malaysia, Rajandran Ramasamy (57)
3. WN Malaysia, Sanggar Ramasamy (57)
4. Hiklas Saputra, narapidana 11 tahun penjara

5. Dedi Irawan, narapidana 12 tahun penjara
6. Samsul Abidin, narapidana 17 tahun penjara
7. Junari (39)
8. Ari Pandi (29)

Kasus bermula saat akan ada penyelundupan sabu dari Malaysia ke Batam. Bandar dari Malaysia itu adalah Kumar, Rajandran, dan Sanggar.

Ketiga WN Malaysia keturunan India itu menghubungi Hiklas yang sedang mendekam di penjara agar membantu penyelundupan itu. Lalu Hiklas dkk menyanggupi penyelundupan itu.

Pada 13 Januari 2020 siang, sabu seberat 30 kg masuk ke Batam. Junairi dan Ari Pandi dalam jejaring itu berperan sebagai kurir.

Selanjutnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2