Buka Ratas Terkait Corona, Jokowi Minta Kepastian Mulainya Vaksinasi

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 10:28 WIB
Jokowi di HUT ke-49 Korpri
Foto: 20Detik
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka rapat terbatas (ratas) laporan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Jokowi meminta kepastian kapan di mulainya vaksinasi.

"Saya juga minta kepastian vaksin dan mulainya vaksinasi," kata Jokowi saat membuka Ratas yang disiarkan di YouTube Setpres, Senin (30/11/2020).

Selain itu, Jokowi meminta perkembangan terbaru tentang ekonomi. Jokowi juga meminta Mendagri mengingatkan kepala daerah untuk memberikan perhatian terhadap pengendalian COVID-19 dan melindungi keselamatan warganya.

"Saya minta Menteri Dalam Negeri mengingatkan kepada gubernur, bupati, wali kota untuk betul-betul memegang penuh kendali di wilayah masing-masing yang berkaitan dengan COVID-19," ungkap Jokowi.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan soal unsur kehalalan vaksin Corona COVID-19 buatan Sinovac sangat penting bagi Indonesia. Ia menyebut vaksin Sinovac memenuhi syarat kehalalan.

"Alhamdulillah dari aspek mutu dari hasil yang didapatkan inspeksi BPOM, Bio Farma, dan Majelis Ulama Indonesia, aspek halalnya bisa dikatakan sudah memenuhi, sudah sesuai aspek obat yang baik," jelas Penny dalam konferensi pers Kamis (26/11).

Hal ini berdasarkan infeksi yang dilakukan bersama MUI dan Kemenkes ke pabrik Sinovac di Beijing, China, beberapa waktu lalu. Selain soal kehalalan vaksin, aspek mutu dan keamanan vaksin ini juga dianggap baik.

Sementara itu, dari segi efficacy atau khasiat, melalui data 1 bulan akan ada kabar menggembirakan. Vaksin Sinovac menghasilkan kekebalan ke relawan uji klinis III di Bandung.

Namun, untuk mengeluarkan izin darurat, BPOM pun harus menggunakan data interim pengamatan 3 bulan. Selain itu, data itu akan dipadukan dengan data dari negara lain, seperti Brasil.

(yld/yld)