Blak-blakan Letjen TNI (Purn) Sutiyoso

Kisah Bang Yos Menjinakkan Habib Rizieq dan FPI

Deden Gunawan - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 07:03 WIB
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta (1997-2007) Sutiyoso menilai beberapa kerumunan yang dilakukan pendukung pentolan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) di sejumlah tempat akibat kurangnya komunikasi dan koordinasi antara Pemprov DKI dengan Polri dan TNI. Selain itu, juga tidak ada ketegasan dalam menegakkan aturan protokol kesehatan sehingga pelanggaran berulang.

"Mestinya kan sejak kedatangan HRS itu menjalani karantina, tapi itu tidak dilakukan," kata Sutiyoso yang biasa disapa Bang Yos saat ditemui tim Blak-blakan di kediamannya, Sabtu (28/11/2020).

Bila sejak dini pihak-pihak terkait itu melakukan pendekatan ke para pengurus Front Pembela Islam (FPI) maupun pihak Rizieq Shihab langsung, kemungkinan pelanggaran protokol Kesehatan tidak terjadi berulang.

Bang Yos percaya, sekeras apapun karakter HRS pada dasarnya dia tetap bisa diajak berbicara secara logis. Saat memimpin Jakarta selama 10 tahun, dia mengaku sering didemo kelompok FPI pimpinan HRS. "Tidak bisa dihitung dengan jari aksi demo FPI ke Balai Kota," kenang Bang Yos.

Puncak aksi demo terjadi ketika mereka mengepung Balai Kota. Seorang pejabat Pemda DKI bahkan pernah menyarankan agar dia tidak ke kantor. "Kantor kita diduduki FPI, Pak. Kantor kita sudah kayak salju pak, putih semua," ujar Sutiyoso menirukan laporan stafnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2