Wakil Ketua MPR Dorong Kemandirian Santri Lewat Budi Daya Porang

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 29 Nov 2020 12:23 WIB
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid saat menghadiri penanaman porang di Kompleks Pondok Pesantren Al - Urwatul Wutsqo, Bulurejo, Diwek, Jombang
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan selama ini masyarakat lebih banyak membudidayakan pertanian seperti jagung dan jarang menyentuh porang. Padahal, menurutnya porang memiliki nilai jual yang sangat bagus terutama untuk kebutuhan ekspor.

"Hari ini kita mulai menanam, dan ini dibina langsung oleh pesantren. Porang ini sesuatu yang baru, dulu belum ada, tapi pangsa pasar luar biasa besar diekspor. Kalau hari ini kita baru menanam, setelah ini bisa memproduksi hasil budidaya porang untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat, khususnya di kalangan pesantren," ujar Jazilul dalam keterangannya, Minggu (29/11/2020).

Hal tersebut disampaikan Jazilul di sela penanaman porang di Kompleks Pondok Pesantren Al - Urwatul Wutsqo, Bulurejo, Diwek, Jombang, Sabtu (28/11) kemarin. Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Petani dan Pengusaha Porang Nusantara (Hippora) ini menambahkan, melalui budidaya porang diharapkan kalangan santri termasuk para petani bisa lebih mandiri dan sejahtera.

"Ini perlu untuk dikawal pasarnya, termasuk pengolahan pascapanen. Jadi tidak hanya sekadar tanam saja sehingga petani bisa makmur," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPP Hippora Abdul Halim Alhasy mengatakan, sebagai komoditi baru pertanian budidaya porang perlu untuk terus disosialisasikan ke masyarakat. Sebab, diakuinya masih banyak yang belum paham mengenai manfaat, kegunaan dan nilai jual tanaman porang.

"Kami tidak hanya mensosialisasikan, melainkan kami juga menyediakan dan membantu pemasarannya juga. Alhamdulillah, pada 2021 Kementerian Pertanian sudah merespon tentang tanaman ini," jelasnya.

(akn/ega)