Gerindra Payakumbuh-Limapuluh Kota Bahas Pemenangan NA-IC

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 21:34 WIB
Andre Rosiade memimpin koordinasi pemenangan NA-IC di Limapuluh Kota dan Payakumbuh/Dok Gerindra Sumbar
Gerindra Sumbar membahas pemenangan NA-IC
Payakumbuh -

Gerindra Sumbar melakukan rapat koordinasi dengan pengurus DPC Partai Gerindra Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Sabtu (8/11/2020). Dalam rapat itu, Kedua DPC menyatakan siap memenangkan pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Nasrul Abit dan Indra Catri (NA-IC).

Di Kantor DPC Gerindra Payakumbuh, Ketua DPC Partai Gerindra, Nurkhalis Dt. Bijo bersama Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Wulan Denura dan puluhan kader lainnya bertekad memenangkan NA-IC. Apalagi, Kota Payakumbuh tidak menggelar Pilkada serentak dan fokus pada Pilgub Sumbar saja.

"Alhamdulillah, kami kedatangan Ketua DPD Gerindra Sumbar yang langsung membakar semangat dan memotivasi tim untuk memenangkan NA-IC di Kota Payakumbuh. Semua kader telah bergerak dan menyosialisasikan ke masyarakat," kata Nurkhalis yang juga anggota DPRD Sumbar ini dalam keterangan tertulis dari DPD Gerindra Sumbar, hari ini.

Nurkhalis menyebutkan, meski Gerindra saat Pileg 2019 lalu berada di urutan dua, dia meyakini NA-IC mendapatkan sambutan baik dan dukungan di Payakumbuh. "Kader-kader Gerindra cukup militan dan bisa fokus hanya memenangkan pasangan NA-IC. Sekali lagi terima kasih atas kedatangan pak Andre ke Payakumbuh dan bersilaturahmi dengan kader," kata Nurkhalis.

Andre Rosiade memimpin koordinasi pemenangan NA-IC di Limapuluh Kota dan Payakumbuh/Dok Gerindra Sumbar

Di kesempatan yang sama, Ketua Gerindra Sumbar meminta semua kader, baik yang anggota DPRD atau tidak untuk fokus memenangkan NA-IC. Dengan waktu yang tinggal dua pekan lagi, Andre berharap semua bergerak ke bawah dan menyosialisasikan pasangan calon yang hanya diusung Partai Gerindra saja. Kalau tidak kader dan simpatisan yang turun, tentu kekuatan tidak maksimal.

"Kepada anggota DPRD se-Sumbar, sesuai instruksi pak Prabowo, tidak ada yang meninggalkan daerah masing-masing, dengan alasan apapun. Baik itu kunjungan kerja atau pelatihan-pelatihan lainnya. Bagi yang ketahuan pergi ke luar daerah, akan mendapatkan sanksi tegas dari partai," kata Ketua Gerindra Sumbar.

(fjp/tor)