Diwanti-wanti Jokowi, BP2MI Janji Terus Perangi Mafia Pekerja Migran

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 12:05 WIB
Preiden Jokowi dan Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam Musyawarah Nasional (Munas) APJATI
Preiden Jokowi hadir secara virtual dalam Musyawarah Nasional (Munas) Apjati. (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para jaringan mafia yang mengambil manfaat dengan cara tidak wajar terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI). Jokowi tidak akan memberikan toleransi terhadap keberadaan para mafia tersebut.

"Semua pihak harus terlibat secara sinergis untuk membuat PMI mampu bersaing di pasar global, untuk melindungi hak-hak PMI, untuk menyejahterakan PMI dan keluarganya, dan menjadikan PMI menjadi duta bangsa Indonesia di masyarakat internasional," kata Jokowi dalam keterangan tertulis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Sabtu (28/11/2020).

Jokowi menghadiri kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Apjati yang digelar di Bandung, Jawa Barat, secara virtual, Jumat (27/11). Dalam kegiatan tersebut turut juga dihadiri oleh Kepala BP2MI, Benny Rhamdani. Sejalan dengan pernyataan Jokowi, Benny menyebut BP2MI memiliki komitmen yang sangat kuat untuk menyatakan perang terhadap sindikat pengiriman ilegal PMI.

"BP2MI tidak akan pernah menghentikan peperangan ini, kecuali para sindikat tersebut kembali ke jalan yang benar dan tidak melakukan kejahatan pengiriman PMI secara ilegal," tegas Benny.

Preiden Jokowi dan Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam Musyawarah Nasional (Munas) APJATIPresiden Jokowi dan Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam Musyawarah Nasional (Munas) Apjati. (Foto: dok. Istimewa)

Selengkapnya simak di halaman berikutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2