Apjati Siapkan Pengacara Bela PMI Disiksa Majikan 13 Bulan di Malaysia

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 02:25 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum Asosiasi Perusahan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) Ayub Basalamah meminta pemerintah tegas dan serius dalam menangani kasus pekerja migran Indonesia (PMI) yang disiksa majikannya di Malaysia selama 13 bulan. Merespons adanya PMI disiksa, Apjati menyiapkan pengacara untuk melakukan pembelaan.

"Apjati akan segera berkoordinasi dengan KBRI Malaysia. Jika dimungkinkan, kami siap membantu membantu pemerintah dengan menyediakan lawyer untuk mendampingi PMI yang disiksa oleh majikannya di Malaysia," kata Ayub dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/11/2020).

Menurut Ayub, Apjati siap untuk mendampingi PMI yang mengalami masalah di Malaysia. Apa yang dialami PMI tersebut menjadi perhatian serius Apjati.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan KBRI Malaysia untuk menindaki pendampingan kasus ini agar ada kepastian hukum terhadap hak-hak PMI termasuk keadilan di dalamnya," tegas Ayub.

Sebelumnya, nasib malang kembali dialami oleh seorang pekerja migran Indonesia di Malaysia. PMI yang sering dijuluki sebagai pahlawan devisa itu disiksa dan dibiarkan telantar di teras oleh majikannya.

Seperti dijelaskan dalam pernyataan tertulis yang diterima detikcom dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kamis (26/11/2020), PMI itu bernama Mei Herianti (26). Mei bukan pekerja migran ilegal.

Selanjutnya
Halaman
1 2