Jelang Pilkada, Polda NTB Ajak Media untuk Turut Menjaga Keamanan

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 23:37 WIB
Logo Polri
Foto: Istimewa
Jakarta -

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di NTB Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto berharap media dapat berperan aktif dengan memberikan opini publik yang berdampak positif. Selain itu, ia juga mengajak media untuk menjaga keamanan pada pelaksanaan Pilkada Desember mendatang.

"Kita berkumpul ini untuk menyamakan persepsi, bagaimana kita menciptakan opini publik yang positif bagi masyarakat," ungkap Artanto dalam keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).

Hal tersebut disampaikan Artanto usai memberikan sambutan acara silaturahmi dengan media di Rumah Makan Dakota, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, NTB, hari ini. Silaturahmi tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi kehumasannya di kepolisian Polda NTB.

"Silaturahmi ini sekaligus sebagai ajang persiapan menghadapi pilkada yang akan diselenggarakan beberapa hari lagi," terangnya.

Artanto menambahkan banyaknya berita hoax dan mengandung ujaran kebencian juga menjadi dasar pelaksanaan silaturahmi dengan media kali ini. Artanto pun berharap media dapat menjadi pemberi berita yang akurat guna menglawan berita berita hoax yang beredar di media sosial.

"Sebagai penyampai informasi yang dipercaya masyarakat, kami harapkan media berperan aktif membantu pihak kepolisian mengcounter berita hoax dan ujaran kebencian yang kerap tersebar di media sosial, guna menjaga kamtibmas saat pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang," tuturnya.

Terkait pelaksanaan pilkada, Artanto mengatakan pihaknya akan menyiapkan dua pertiga dari anggota kepolisian yang ada di Polda NTB dan akan disebar di setiap titik yang akan melakukan pemungutan suara.Setidaknya ada sekitar 1200 personel yang akan disiapkan Polda NTB untuk mengawal pelaksanaan pilkada nanti.

"Mengenai teknis akan dibahas lebih lanjut, penempatan personil akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing kabupaten dan kota yang melaksanakan Pilkada," pungkas Artanto.

(ega/ega)