Operasi Lilin 2020, Korlantas Polri Pedomani Prokes-Siapkan Rekayasa Lalin

Kadek Melda - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 23:33 WIB
Operasi Lilin 2020, Korlantas Polri Pedomani Prokes-Siapkan Rekayasa Lalin
Foto: Korlantas Polri (Dok. detikcom)
Jakarta -

Menjelang libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2021, Korlantas Polri melakukan serangkaian persiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2020. Operasi yang akan dimulai pada pertengahan Desember mendatang ini dilakukan untuk mengedepankan dan memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap berjalan baik.

"Kita sampai saat ini masih dihadapkan pada musuh yang tidak terlihat (virus Corona), jadi mohon di lapangan arahkan betul anggota untuk mempedomani prokes di masa pandemi ini," kata Dirgakum Korlantas Polri, Brigjen Kushariyanto saat memimpin rakor kesiapan operasi lilin di Aula Madelu gedung NTMC Polri, Jakarta, yang disampaikan melalui keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).

Kushariyanto memimpin rapat mewakili Kakorlantas Polri Irjen Istiono yang sedang tugas keluar kota. Hadir dalam rapat, Karodalops Asops Kapolri Brigjen Endi Sutendi, Dir Regident Korlantas Polri Brigjen Yusuf, Perwakilan dari Dirhubdat, Bina Marga, stakeholder terkait, dan seluruh Dirlantas se-Indonesia.

Kushariyanto menyampaikan sesuai arahan Kapolri Jenderal Idham Azis, operasi lilin kali ini juga akan mengedepankan kemanusiaan dan rasa simpatik. Nantinya akan ada pembagian masker hingga sembako kepada masyarakat dalam operasi tersebut.

"Seperti pembagian masker, sembako dan lainnya, Ini lebih banyak membawa dampak positif di masyarakat," ujarnya.

Sementara, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan menyampaikan operasi lilin ini digelar untuk menekan angka kecelakaan dan juga memastikan kelancaran arus lalulintas selama libur panjang Nataru berlangsung. Sehingga distribusi logistik tidak terganggu.

"Selain itu juga demi memperlancar distribusi logistik dan BBM serta menurunkan jumlah fatalitas korban kecelakaan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ucap Rudi.

Rudi mengungkapkan, petugas sudah menyiapkan rekayasa lalulintas mulai dari contraflow hingga oneway jika nantinya diperlukan. Adapun beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan yakni Tol Km 41 dan pertemuan Tol Elevated yakni Km 47, serta di pertemuan Tol Kalihurip Utama dan Tol Cikampek Utama pada Km 66.

"Kami akan prioritaskan kendaraan dari tol elevated, nantinya di bawah bisa dilakukan contraflow dan pengurangan 1 lajur untuk memberi kendaraan yang turun dari elevated, karena lebih krusial jika terjadi hambatan disana. Selain itu, rest area juga kami imbau untuk menampung kapasitas 50 persen, disana juga akan dilakukan buka tutup bila kapasitas sudah terpenuhi," imbuhnya.

Untuk diketahui, Operasi Lilin 2020 ini akan digelar selama 15 hari, mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Sebanyak 191 ribu personel diturunkan untuk melaksanakan operasi tersebut.

(rfs/rfs)