Senior PPP Harap Muktamar Jadi Momen Mempersatukan Kader

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 21:26 WIB
PPP
Foto: PPP
Jakarta -

Anggota Majelis Tinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH. Zarkasih Nur berharap Muktamar IX PPP menjadi momentum untuk mempersatukan kekuatan dan membangun semangat para kader.

"Saat ini kita masih lemah dalam bidang perkaderan, padahal ini menentukan bagaimana tumbuh berkembangnya suatu partai," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (27/11/2020).

Selain itu, lanjutnya, muktamar harus dijadikan evaluasi kekuatan partai mengoreksi kembali tujuan-tujuan perjuangan partai dengan niat lillahi ta'ala.

"Saya berharap kepada seluruh pengurus dari tingkat pusat hingga cabang bertekad kuat bagaimana kita memperbaiki, mengoreksi memberikan semangat menyatukan kekuatan kader dengan melepaskan diri dari kegiatan-kegiatan dan pikiran yang negatif," tukasnya.

Namun di balik itu, dirinya yakin jika seluruh kader partai memiliki niat yang tulus dengan semangat perjuangan dan mencontoh para pendiri partai yang berjuang membesarkan partai ini, maka kejayaan PPP akan kembali tercapai.

"Insyaallah PPP dapat bangkit kembali, dapat tumbuh, dapat bersemangat kembali, yaitu semangat mensyiarkan Islam," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Majelis Syariah DPP PPP Lukman Hakim Hasibuan mengatakan kesempatan Muktamar jangan sampai disia-siakan oleh pengurus dan kader PPP untuk dijadikan momen membesarkan partai.

"Kita sudah punya pengalaman, saat ini banyak partai politik yang baru lahir. Itu jelas saingan kita," jelasnya.

Jika PPP tidak siap, imbuhnya, menurutnya PPP akan tertinggal dan kalah di Pemilu ke depan oleh partai-partai baru itu.

"Oleh karena itu, saya mengharapkan tokoh-tokoh muda tampil," tegasnya.

Ia mengatakan PPP harus aktif bergerak memperjuangkan umat. Sebab, partai ini dilahirkan oleh empat partai Islam.

"Nanti di yaumul mahsyar, kalau nanti PPP ini tidak bagus, para ulama dan kiai yang mendirikan dulu menangis. PPP kami tinggalkan untuk kalian jaga baik-baik. Tapi tidak bisa kami laksanakan," paparnya.

Ia juga mengatakan PPP harus maju di antaranya melalui kader-kader muda yang ikut tampil berjuang di partai Ka'bah ini.

"Betapa banyak calon-calon bupati dan wali kota yang mereka saya tanya, kenapa mau memilih PPP untuk berjuang? mereka mengatakan hati nurani kami tidak bisa dibohongi. Orang tua kami tetap mengatakan bahwa PPP adalah partai islam. itu yang selalu memberikan spirit buat mereka," pungkasnya.

(ega/ega)