Dipercaya Lalu Hilang, Pria Ini Gadai Mobil Rental Senilai Rp 1,5 M

Faruk - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 18:22 WIB
RA (35, warga Ampenan Selatan, NTB, ditangkap polisi setelah menggadai belasan mobl rental (dok Istimewa)
RA (35), warga Ampenan Selatan, NTB, ditangkap polisi setelah menggadai belasan mobil rental. (Foto: dok. Istimewa)
Mataram -

Pria berinisial RA (35) ditangkap atas kasus penggelapan dengan modus sewa mobil rental. Sudah belasan mobil digelapkan warga warga Ampenan Selatan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), ini sejak Februari 2020.

"Kami mengungkap dan menangkap pelaku penipuan dan penggelapan. Ada belasan mobil milik rent car yang digelapkan pelaku," ungkap Kapolsek Ampenan AKP Raditya Suharta dalam keterangannya, Jumat (27/11/2020).

Dia menjelaskan, pelaku berpura-pura menyewa mobil. Agar tak dicurigai, pertama kali dia menyewa mobil lalu dikembalikan setelah digunakan. Karena merasa dipercaya, berikutnya pelaku menambah jumlah mobil yang disewa, hingga jumlahnya belasan unit.

"Modusnya pura-pura sewa, karena dia sudah lama kenal dengan korban atau pemilik rent car. Jadinya dikasih tambah sewa mobil. Kepercayaan korban lantas disia-siakan pelaku. Bukannya membalas kebaikan dan kepercayaan, pelaku malah tega berbuat jahat dengan tidak membayar sewa belasan mobil yang dipinjam," jelasnya.

Berdasarkan laporan korban, pelaku mulai tidak membawa sewa mobil sejak April 2020. Korban tidak bisa menghubungi pelaku dan tidak mengetahui keberadaannya. Korban lalu memutuskan melapor ke pihak kepolisian.

RA (35, warga Ampenan Selatan, NTB, ditangkap polisi setelah menggadai belasan mobl rental (dok Istimewa)Kepada polisi, korban menyebut mengalami kerugian hingga Rp 1,5 miliar. (Foto: dok. Istimewa)

"Korban mulai curiga karena tidak pernah membayar sewa lagi. Lalu dia melapor ke Polsek Ampenan dengan kerugian di atas Rp 1,5 miliar," tuturnya.

Hasil dari penelusuran dan penyelidikan polisi, belasan mobil tersebut digadaikan pelaku di sejumlah tempat di antaranya di Kuta Lombok Tengah, Sekotong Lombok Barat, dan sejumlah tempat lainnya. Satu persatu mobil yang digadaikan pelaku ini berhasil diamankan oleh Polsek Ampenan.

"Mobilnya digadai. Ada yang Rp 35 juta sampai Rp 45 juta digadainya. Dia itu untuk menutup modal sebelumnya. Gali lobang-tutup lobang pelaku ini," tutur Raditya.

Pelaku ditangkap pada Minggu (22/11) ketika sedang membawa salah satu mobil sewaannya untuk digadaikan ke wilayah Lombok Barat. Pelaku terancam dijerat Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

"Masih dari hasil penyelidikan. Petugas berhasil mendeteksi keberadaan pelaku. Lalu pada Minggu dini hari (22/11), sekitar pukul 02.00 Wita. Pelaku ditangkap petugas di Jalan Bypass II Terong Tawah saat sedang membawa mobil rent car yang akan dibawa ke Sekotong, Lombok Barat," tutupnya.

(jbr/jbr)