Video Lelucon Praktik Salat Jenazah Viral, 3 Remaja di Sidrap Minta Maaf

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 17:22 WIB
Tangkapan layar video viral remaja di Sidrap jadikan salat jenazah lelucon (dok. Istimewa).
Tangkapan layar video viral remaja di Sidrap jadikan salat jenazah lelucon. (Foto: dok. Istimewa)
Sidrap -

Tiga remaja pria di Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), meminta maaf setelah video lelucon salat praktik jenazah di musala viral di media sosial (medsos). Remaja berinisial AA (15), MJ (15), dan JI (17) itu mengaku khilaf.

"Kami selaku pribadi dengan ini meminta maaf kepada seluruh umat muslim khususnya umat muslim di Sidenreng Rappang atas video yang kami buat dan kami menyesal atas (perbuatan dalam) video tersebut dan tidak akan mengulanginya lagi," kata ketiga remaja itu dalam rekaman video yang dibuat kepolisian seperti dilihat detikcom, Jumat (27/11/2020).

Ketiga remaja itu memang sempat ditangkap polisi, namun sudah dipulangkan ke orang tua masing-masing pada hari ini. Polisi memutuskan bahwa mereka dibina.

Diberitakan sebelumnya, ketiga remaja itu diamankan polisi lantaran video mereka yang menampilkan lelucon praktik salat jenazah di sebuah musala di wilayah Kecamatan Maritengngae, Sidrap, viral. Ketiga remaja itu dijemput polisi di rumah masing-masing, pada Kamis (26/11), sekitar pukul 22.00 Wita.

Dalam rekaman video viral, tampak seorang remaja berperan sebagai jenazah di dalam sebuah masjid. Sementara dua remaja lainnya bertindak sebagai imam dan makmum lantas melakukan salat jenazah.

Namun aksi ketiganya menuai kecaman lantaran salah seorang remaja lelaki yang jadi imam tampak mengenakan mukena layaknya seorang wanita. Para remaja itu juga terlihat beberapa kali terbahak-bahak sehingga aksi mereka dituding menjadikan salat jenazah sebagai lelucon.

"Pada saat salat, lelaki yang bertindak sebagai imam melafalkan surah Al-Fatihah, namun tiba-tiba tertawa disusul lelaki yang bertindak sebagai makmum. Mendengar temannya tertawa, orang yang bertindak sebagai jenazah terbangun dan ikut tertawa," tutur Benny.

Menurut Benny, aksi ketiga remaja itu terjadi atas dasar anggapan bahwa perbuatan mereka sebagai hiburan dan hal yang lucu. Para remaja itu juga mengaku sama sekali tidak menyangka jika aksi mereka bakal viral di medsos.

"Jadi video dijadikan status WhatsApp oleh lelaki MR dan mereka tidak menduga bahwa hal tersebut akan viral di media sosial," pungkas Benny.

Lihat juga video 'Viral Pria di Sampang Salat Berjamaah Sambil Main HP':

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/jbr)