Update 13 Provinsi Prioritas Corona: Kenaikan Tertinggi di Riau-Jatim-DKI

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 17:09 WIB
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito (YouTube BNPB)
Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito (YouTube BNPB)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 memberikan perkembangan terbaru mengenai penanganan kasus COVID-19 di 13 provinsi prioritas. Satgas COVID-19 menyebut beberapa provinsi dari 13 daerah ini mengalami kenaikan kasus tertinggi.

"Perkembangan kasus positif di 13 provinsi prioritas ini terus bervariasi dalam penurunan dan kenaikannya. Per tanggal 22 November, terdapat 7 provinsi yang mengalami penurunan kasus positif dan 6 provinsi yang mengalami peningkatan kasus positif," kata jubir Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube Setpres, Kamis (26/11/2020).

"Meskipun jumlah provinsi yang mengalami penurunan lebih banyak dibanding dengan provinsi yang mengalami kenaikan, namun kita juga perlu mewaspadai jumlah kenaikan yang cukup tinggi ini dibandingkan dengan jumlah penurunan," sambungnya.

Wiku mengatakan provinsi yang mengalami penurunan kasus COVID-19 tertinggi adalah Papua dengan penurunan sebesar 73,8 persen. Namun, jika dilihat pada provinsi yang mengalami kenaikan, angka kenaikannya hampir dua kali lipat dari provinsi yang mengalami penurunan, Riau mengalami kenaikan tertinggi yaitu 139,4 persen.

"Hal ini menunjukkan, meskipun jumlah provinsi yang mengalami kenaikan lebih sedikit, namun jumlah kenaikan tertingginya masih dua kali lipat dibanding jumlah penurunan tertingginya," ungkap Wiku.

Berikut ini 3 provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi:

1. Riau 139,4 persen
2. Jawa Timur 44,4 persen
3. DKI Jakarta 23,9 persen

Update kasus Corona di 13 provinsi prioritasUpdate kasus Corona di 13 provinsi prioritas. (Foto: dok. Istimewa)

Satgas penanganan COVID-19 meminta kepada 3 daerah yang mengalami kenaikan kasus tertinggi fokus memutus mata rantai penularan COVID-19. Selain itu, Satgas Penanganan COVID-19 meminta provinsi prioritas berupaya menekan kasus penularan dan menjadikan data sebagai dasar kebijakan.

"Harusnya menjadi acuan untuk setiap provinsi dapat memperbaiki penanganan COVID-19 di wilayahnya masing-masing. Waktu yang cukup lama ini seharusnya dimanfaatkan dengan baik untuk menekan kasus bukan menjadi lengah sehingga berdampak masih terjadinya kenaikan kasus positif," ujarnya.

"Pemerintah daerah dari daerah prioritas yang tidak kunjung membaik perkembangan penanganan COVID-19nya sampai pada saat ini mohon agar membaca data dan jadikan data sebagai acuan untuk pengambilan keputusan sesuai arahan presiden," ucapnya.

Satgas COVID-19 juga mengapresiasi pada 3 provinsi dengan trend penurunan kasus terbesar yaitu Papua 73,8 persen, Jawa Tengah sebesar 31,2 persen, dan Jawa Barat 19,6 persen. Pemerintah daerah dan masyarakat diminta tetap jangan lengah, serta konsisten menerapkan protokol kesehatan.

Simak juga video 'Jokowi Minta MUI Kawal Vaksinasi Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/imk)