Aktivis NU: Jangan Salahkan TNI Turun, Habib Rizieq Teriak-teriak Revolusi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 21:15 WIB
Guntur Romli seusai diperiksa di Polda Metro
Aktivis NU Guntur Romli (kiri) (Kanavino/detikcom)
Jakarta -

Penurunan baliho bergambar Habib Rizieq Syihab di sejumlah lokasi menjadi polemik. Persaudaraan Alumni (PA) 212 tidak mempermasalahkan baliho diturunkan jika tidak memiliki izin. Tetapi ada catatan yang diberikan PA 212.

"Turunin nggak ada masalah. Saya katakan dengan resmi ya, silakan turunin, nggak ada masalah. Ketika nggak berizin, nggak masalah. Saya cuma katakan itu aspirasi masyarakat. Yang kita takutkan terjadi disharmonisasi antara TNI dengan masyarakat dengan cara-cara yang tidak simpatik," kata jubir PA 212, Haikal Hassan, dalam acara d'Rooftalk yang ditayangkan detikcom, Rabu (25/11/2020).

"(Sebaiknya) hubungi tokoh lingkungan, Pak RT, Pak RW, lakukan pendekatan, ini siapa yang pasang, (lalu minta) 'Pak, turunin dong' bareng-bareng. Itu indah, elegan, nggak seperti sekarang, namanya jelek di masyarakat. Di sebagian masyarakat tentunya," sambungnya.

Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) M Guntur Romli pun menanggapi bahwa baliho Habib Rizieq merupakan pembangkangan terhadap negara. Diketahui, baliho bergambar Habib Rizieq yang diturunkan di Jakarta merupakan perintah Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

"Kalau kita lihat, itu bukan sekedar baliho, tapi balihonya Habib Rizieq itu merupakan pembangkangan terhadap negara, terhadap aparat. Kalau menurut Pangdam, baliho yang tidak berizin itu diturunkan Satpol PP, tapi dinaikkan kembali. Kalau polisi yang menurunkan nanti ribut, dianggap kriminalisasi ulama, seperti selama ini yang di-framing diadu domba oleh kelompok-kelompok yang nyinyir kepada pemerintah," ujar Guntur Romli.

Haikal bertanya-tanya apa yang dimaksud pembangkangan oleh Guntur Romli. Haikal menilai tidak ada unsur pembangkangan dari isi baliho Habib Rizieq. Namun dia setuju disebut pembangkangan jika baliho dipasang tanpa izin.

"Pembangkangannya di mana? Kalau pembangkangannya dari sisi pemasangan tanpa izin, itu silakan, saya nggak menyalahkan. Apa pembangkangan dari isi yang tertulis di baliho atau prosedur? Kalau dari isi, nggak pembangkangan. Kalau dari pasang nggak izin, itu pembangkangan dari aturan," ucap Haikal.

Selanjutnya
Halaman
1 2