Kadishub DKI Diklarifikasi Polisi soal Izin Jalan Saat Acara HRS di Petamburan

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 20:27 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (Wilda Nufus/detikcom)
Foto: Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pihaknya telah memberikan klarifikasi kepada penyidik Polda Metro Jaya terkait acara Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Kepada polisi, Syafrin mengklarifikasi terkait pemberian izin penutupan Jalan KS Tubun.

"Di Polda terkait dengan izin penutupan jalan," ujar Syafrin di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2020).

Syafrin mengatakan berdasarkan aturan yang ada, izin penggunaan jalan itu berada di kepolisian. Hal itu sesuai dengan Undang-undang 22 tahun 2009.

"Sudah selesai pemeriksaan. Jadi untuk izin penggunaan jalan selain untuk kegiatan lalu lintas sesuai dengan Undang-undang 22 tahun 2009 tentang angkutan jalan, di sana di pasal 127 dan 128 itu menjadi kewenangannya kepolisian. Tentu karena ini kewenangan kepolisian kita serahkan ke kepolisian," katanya.

Sebelumnya, Kuasa hukum DPP FPI, Aziz Yanuar, memaparkan sudah mendapat izin penggunaan jalan untuk kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Habib Rizieq Syihab pada Sabtu pekan lalu. Penggunaan Jalan KS Tubun, Petamburan, itu direstui Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat.

"Kita sudah melaksanakan protokol kesehatan secara maksimal. Artinya, mitigasi acara itu sudah dipersiapkan, apa itu? Jalan kita memohon penutupan penggunaan jalan umum itu panjang. Artinya, kita harap masyarakat itu menyebar," kata Aziz kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/11).

Aziz mengatakan pihak FPI hingga panitia juga sudah menyiapkan tempat cuci tangan, masker, hingga hand sanitizer serta selalu mengimbau untuk melakukan 3M. Tak hanya itu, Aziz menyebut izin mendirikan tenda hingga penggunaan jalan untuk acara Maulid juga sudah disetujui.

"Iya, kita bukan mendesain, kita menyiapkan, mitigasinya jelas tadi, jika tidak menyiapkan mitigasi bagus, pasti kita tidak akan memohon menggunakan jalan yang besarlah gitu, RT, RW, Kelurahan, dan Dishub sudah izin, dan izin itu disetujui," ucapnya.

Simak video 'Kata Satgas Covid-19 yang Dianggap Beda Penanganan Kerumunan HRS dan Demo':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2