Siapkan Naskah Khotbah Jumat untuk Masjid, Kemenag: Ini Alternatif, Tidak Wajib

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 11:58 WIB
Kantor Kementerian Agama / Kemenag
Kantor Kemenag (Foto: Dok. Kemenag)
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) akan menyiapkan naskah khotbah Jumat. Pembuatan naskah khotbah akan melibatkan ulama hingga akademisi dan disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan penyusunan khotbah Jumat ini sejalan dengan kebijakan Kemenag. Yakni menyediakan literasi digital yang mendukung peningkatan kompetensi penceramah agama.

"Kami akan menyiapkan naskah berkualitas dan bermutu dengan tim penulis ahli di bidangnya," kata Kamaruddin, dikutip dari siaran pers Kemenag, Rabu (25/11/2020).

Kamaruddin mengatakan naskah bersifat alternatif. Jadi tidak ada kewajiban bagi penceramah untuk dibacakan.

"Naskah yang disusun bisa dijadikan alternatif. Tidak ada kewajiban setiap masjid dan penceramah untuk menggunakan naskah khotbah Jumat yang diterbitkan Kemenag," ujarnya.

Lebih lanjut, Kamaruddin mengatakan pelibatan ulama, praktisi, dan akademisi penting untuk menghasilkan naskah khotbah Jumat yang berkualitas dan relevan dengan dinamika sosial. Adapun sejumlah tema yang akan disusun antara lain akhlak, pendidikan, globalisasi, zakat, wakaf, ekonomi syariah, dan masalah generasi milenial.

"Meski bukan keharusan, kalau naskah Kemenag bermutu, baik dari sisi pesan maupun redaksi, pasti akan digunakan oleh masyarakat dan masjid-masjid di Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, khotbah Jumat harus menjadi instrumen untuk memberikan informasi konstruktif kepada masyarakat. Karena itu, Kemenag berupaya memfasilitasi keberadaan naskah yang sesuai dengan perkembangan zaman di masyarakat.

"Jadi, khotbah Jumat juga perlu membahas masalah kekinian berikut solusinya. Itu menjadi salah satu fokus dalam penyusunan naskah khotbah ini," tutur Kamaruddin.

(eva/hri)