Round-Up

Yang Baru dari Kasus Pelajar Demo Diduga Hina Gubernur Kalbar

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 08:37 WIB
Gubernur Kalbar Sutarmidji
Foto: Gubernur Kalbar Sutarmidji (Dok APPSI)

Tentu bukan tanpa tujuan, polisi mendalami fakta terduga penghina Sutarmidji beberapa kali ambil bagian dalam demo. Sebab, hasil dari pendalaman fakta tersebut bisa saja mengarah ke dugaan eksploitasi.

"Ini yang perlu kami dalami, apakah keberadaannya di sana atas ajakan atau keinginan sendiri. Kita masih butuhkan saksi-saksi yang lain," tutur Komarudin.

Status pelapor sebagai pelajar membuat polisi memutuskan untuk tidak melakukan penahanan. Status terduga penghina yang masih pelajar juga memunculkan pembelaan-pembelaan dari Senayan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yaqut Cholil Qoumas menilai kasus penghinaan ini tidak sampai ditangani ke polisi. Namun cukup ditangani Dinas Pendidikan. Dan pendapat serupa juga terlontar dari Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi.

Tapi, kasus ini bukan tidak bisa dihentikan. Caranya? Sutarmidji harus mencabut laporannya. Sebab, perkaranya termasuk delik aduan.

"Memang kasus ini sendiri memang delik aduan. Tentunya tergantung bagaimana si pelapor. Mengingat juga terlapor masih di bawah umur. Namun untuk menjawab ataupun menindaklanjuti adanya laporan, tentunya kami harus menindaklanjuti," papar Komarudin.

Bagaimana kelanjutan kasus penghinaan terhadap Gubernur Kalbar Sutarmidji? Baca di detikcom.

Halaman

(zak/zak)