Gojek Raih Juara Pertama di UN Women 2020 Asia-Pacific WEP Awards

Inkana Putri - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 21:56 WIB
Gojek
Foto: Gojek
Jakarta -

Gojek terpilih menjadi juara pertama di ajang penghargaan 'UN Women 2020 Asia-Pacific Women Empowerment Principles' untuk kategori Community and Industry Engagement. Sebagai juara pertama, Gojek akan mewakili Indonesia untuk tingkat Asia Pasifik pada 15 Desember mendatang di Bangkok, Thailand.

Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita menyampaikan penghargaan tersebut diberikan atas inisiatif Perempuan #AmanBersamaGojek. Adapun inisiatif ini bertujuan meningkatkan keamanan di ruang publik melalui tiga pilar yaitu teknologi, proteksi, dan edukasi.

"Keamanan merupakan salah satu penghambat terciptanya pertumbuhan yang berkeadilan di Indonesia, khususnya untuk perempuan. Menurut laporan UN Women tentang audit keamanan di Jakarta tahun 2018, perempuan yang tinggal di area perkotaan rentan mengalami kekerasan di ruang publik, khususnya saat sedang bepergian di malam hari. Oleh karena itu, Gojek mengambil bagian untuk menciptakan budaya aman di ruang publik agar setiap orang, termasuk perempuan merasa aman untuk bepergian dan berkarya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/11/2020).

Dalam hal ini, Nila menjelaskan Gojek memastikan keamanan pelanggan dan mitra driver perempuan melalui fitur teknologi Gojek SHIELD. Adapun fitur tersebut di antaranya verifikasi wajah mitra, penyamaran nomor telepon, fitur bagikan perjalanan, serta tombol darurat yang terhubung dengan Customer Care dan Unit Darurat 24/7 dan mengadopsi perspektif korban.

Gojek juga menciptakan budaya aman melalui pilar proteksi dan edukasi, yakni melalui peluncuran Zona Aman dan pelatihan active bystander dengan Hollaback! Jakarta untuk para mitra driver. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra driver tentang kekerasan seksual dan solusinya.

Lebih lanjut Nila mengatakan Gojek juga berkomitmen mendukung wirausaha perempuan melalui berbagai pelatihan kewirausahaan. Mengingat berdasarkan data Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, sebanyak 42% mitra UMKM GoFood, 76% social sellers GoSend dan 39% mitra UMKM GoPay adalah perempuan.

"Gojek merangkul pengusaha perempuan ke dalam ekosistem kami dengan memastikan bahwa teknologi kami bersifat inklusif ke semua orang, khususnya pengusaha perempuan yang mempunyai peran ganda di keluarga dan pekerjaan dan membutuhkan fleksibilitas dalam berusaha. Teknologi kami juga buat semudah mungkin agar dapat digunakan oleh pengusaha dari berbagai kalangan, termasuk yang masih belum mempunyai pengalaman berbisnis," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, penghargaan ini dilakukan oleh para pakar kesetaraan gender seperti Erna Witoelar (UN Special Ambassador for Millenium Development Goals in Asia Pacific tahun 2003-2007), Anne Valko Celestino (Asian Development Bank), Josephine Satyono (Indonesia Global Compact Network), Maya Juwita (Indonesia Business Coalition for Women Empowerment), dan Sagita Adesywi (United Nations Development Programme).

Inisiatif Gojek ini dinilai menjadi langkah yang transformasional untuk memastikan akses keamanan, kesempatan ekonomi, pendidikan, dan layanan yang setara bagi perempuan. Menurut para juri, Gojek dapat mengidentifikasi isu gender secara tepat dan membuat solusi menyeluruh, mulai dari visual, teknologi, sosialisasi, pelatihan, bantuan langsung, serta produk bisnis yang diadaptasikan untuk pengguna perempuan.

Gojek juga mempunyai metrik pengukuran dan dokumentasi untuk melaporkan kemajuan inisiatifnya. Inisiatif ini disebut merupakan respons yang kreatif dan menyeluruh serta secara aktif mengajak pemain lain di industri untuk berinvestasi dan melakukan sesuatu untuk isu kesetaraan gender.

Sementara itu UN Women Representative for Indonesia and Liaison to ASEAN, Jamshed Kazi mengapresiasi atas penghargaan tersebut. Ia berharap ke depan Gojek dapat terus berkomitmen memajukan perempuan melalui berbagai hal.

"Kemenangan ini sangat pantas diberikan untuk Gojek mengingat berbagai inisiatif yang ditempuh Gojek, khususnya untuk memastikan keamanan perempuan di ruang publik. Kami menantikan keberlanjutan fokus dan komitmen Gojek dalam memajukan kesetaraan gender di dalam dan luar organisasi agar dapat meningkatkan kepemimpinan perempuan, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan semua gender, yang merupakan kunci dari Women Empowerment Principles," katanya.

Terkait hal ini, Nila mengatakan ke depan, Gojek akan terus melanjutkan komitmennya untuk memberdayakan perempuan di Indonesia.

"Terima kasih kepada UN Women, European Commission, dan juga para juri yang telah memilih Gojek sebagai juara pertama untuk kategori Community & Industry Engagement. Penghargaan ini dapat kami capai atas dukungan berbagai mitra kerja kami, seperti Hollaback! Jakarta dan juga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam program ini. Ke depannya, kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk terus mengedepankan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan," pungkasnya.

Sebagai informasi, ajang penghargaan ini diselenggarakan oleh WeEmpowerAsia, yang merupakan bagian dari perayaan 10 tahun Women Empowerment Principles dan berdirinya UN Women.

Penyerahan penghargaan ini diselenggarakan secara virtual dan dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Head of European Union Delegation to Indonesia Vincent Piket, UN Indonesia Resident Coordinator Valerie Julliand, dan Jamshed Kazi.

(ega/ega)