Uji Klinis Selesai, BPOM: Aspek Keamanan dan Mutu Vaksin Sinovac Baik

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 12:02 WIB
Kepala BPOM RI Penny Lukito
Foto: Achmad Reyhan Dwianto/detikHealth
Jakarta -

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan nantinya vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat merupakan yang memiliki khasiat, terjamin keamanan dan efektivitasnya. Ia menyebut kini BPOM sedang menganalisa data terkait vaksin Sinovac sebelum diterbitkan izin penggunaan atau emergency use of authorization (EUA).

"Sebagaimana diarahkan oleh bapak Presiden menjadi komitmen dari pemerintah dalam hal ini untuk vaksinasi tentunya harusnya dilakukan oleh vaksin yang memenuhi khasiat keamanan dan efektivitasnya, sehingga itu akan menjadi komitmen BPOM juga untuk terus menjaga analisa. Nanti pada waktunya, sekarang proses itu sedang berjalan, BPOM nanti akan memberikan emergency use authorization (EUA) pada waktunya nanti," kata Penny, usai ratas yang disiarkan di YouTube Setpres, Senin (23/11/2020).

Penny mengatakan saat ini pihaknya masih menganalisa data-data, jika telah selesai dianalisa, nantinya BPOM baru akan menerbitkan izin EUA terhadap vaksin Sinovac. Meski masih menunggu hasil analisa, berdasarkan hasil pantauan uji klinik yang telah selesai, Penny mengatakan aspek mutu vaksin Sinovac baik.

"Sekarang data-data sedang dianalisa. Tentunya walaupun uji klinik sudah selesai, alhamdulillah aspek keamanan dan uji klinik pantauannya baik, aspek mutu dari vaksin Sinovac juga baik," ujar Penny.

"Sekarang kita sedang menunggu proses analisa sehingga nanti aspek keamanan bisa kita dapatkan dan kita bisa berikan emergency use authorization sehingga vaksinasi bisa dilakukan," ungkapnya.

Sementara itu, Menkes Terawan Agus Putranto mengatakan Kemenkes melakukan upaya penyiapan terkait vaksinasi COVID-19. Adapun Kemenkes menyiapkan mulai dari sumber daya manusia, fasilitas sarana prasarana, simulasi terkait vaksinasi, dan simulasi terkait pendistribusian vaksin.

"Juga melakukan simulasi-simulasi mengenai bagaimana pendistribusiannya, semua detil supaya kita tahu betul apa yang harus dilengkapi, apa yang harus dikerjakan, supaya disaat pelaksanaannya tidak terjadi hambatan maupun pelambatan," kata Terawan dalam kesempatan yang sama.

Terawan mengatakan upaya penyiapan dan simulasi vaksinasi akan terus dilakukan agar berjalan lancar. Pihaknya akan menyiapkan sarana prasarana terkait vaksinasi.

"Kami menyiapkan semua sarana prasarananya dan mudah mudahan bisa berlangsung dengan baik bila nanti tiba waktunya kita melaksanakan vaksinasi," ujar Terawan.

(yld/imk)