Balai Kota DKI Jakarta Didemo Massa Pro dan Kontra-Anies

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 15:45 WIB
Massa demo di depan Balai Kota menyatakan dukungan kepada Gubernur Anies Baswedan dan ulama, Jumat (20/11/2020).
Massa berdemo di depan Balai Kota menyatakan dukungan kepada Gubernur Anies Baswedan dan ulama. (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah massa menggelar demo di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Ada dua kelompok massa yang berdemo. Satu mendukung Anies, satu lagi yang kontra-Anies.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (20/11/2020) pukul 14.45 WIB, massa yang kontra-Anies mengatasnamakan diri mereka Gerakan Pemuda Jakarta. Mereka menuntut Anies dan Habib Rizieq Syihab ditangkap karena diduga menciptakan penumpukan massa dan membahayakan masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Massa kontra Anies dan Habib Rizieq demo di depan Balai Kota DKI, Jumat (20/11/2020).Massa kontra-Anies dan Habib Rizieq berdemo di depan Balai Kota DKI. (Ilman/detikcom)

Sementara itu, massa yang pro-Anies mengatasnamakan diri sebagai Pemuda Muslim Jakarta. Mereka menyatakan siap membela Anies dan ulama.

Kedua massa itu bersebelahan. Hanya dipisahkan oleh aparat kepolisian yang berjaga.

Koordinator aksi Gerakan Pemuda Jakarta, Gandi, mengatakan demo yang dilakukan kelompoknya adalah mengkritik apa yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terhadap Rizieq. Sebab, Anies dianggap abai terhadap protokol kesehatan karena langsung menemui Rizieq sesaat setelah tiba di Indonesia.

Selain itu, massa menganggap Anies melakukan pembiaran terhadap kerumunan yang terjadi dalam acara Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

"Demo hari ini terkait pelanggaran prokes COVID dalam acara Rizieq. Kami mengkritisi yang dilakukan Anies. Hari pertama Rizieq datang, Anies ke sana. Lalu ada pernikahan, dia membiarkan. Padahal COVID belum berakhir," kata Gandi.

Dalam aksinya, Gerakan Pemuda Indonesia membawa spanduk yang meminta kepada aparat kepolisian menangkap Anies dan Rizieq. Spanduk itu menyebut Anies dan Rizieq diduga telah melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan COVID-19.

Sementara itu, koordinator lapangan Pemuda Muslim Jakarta, Saleh, mengatakan aksi unjuk rasa yang kelompoknya dilakukan untuk mendukung Anies. Dia meminta Anies terus fokus dalam bekerja.

"Kami dari Pemuda Muslim Jakarta datang ke Balai Kota melaksanakan demo, mewakili pemuda muslim Jakarta untuk memberikan dukungan moril kepada Pak Anies supaya menjalankan tugasnya dengan baik," ucap Saleh.

Massa Pemuda Muslim Jakarta juga sempat membakar ban bekas. Namun api segera dipadamkan oleh petugas.

(man/zak)