Blak-blakan Jimly Asshiddiqie

MUI dan Ormas Islam Harus Ingatkan Habib Rizieq

Deden Gunawan - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 11:09 WIB
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie
Jimly Asshiddiqie (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof Jimly Asshiddiqie mengkritik sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas-ormas Islam yang cenderung diam terhadap sepak terjang M Rizieq Syihab. Seharusnya MUI dan ormas Islam aktif mengingatkan Habib Rizieq dan kelompoknya untuk tidak terus memperuncing masalah.

"Cara dakwah yang dilakukan Habib Rizieq ini kontraproduktif, sehingga harus diubah, apalagi di tengah kondisi pandemi. MUI dan ormas Islam lainnya seharusnya mengingatkan Habib Rizieq jangan memperuncing masalah," kata Jimly dalam Blak-blakan di detikcom, Jumat (20/11/2020).

Di saat negara-negara di dunia berkembang ketakutan terhadap Islam (Islamophobia) karena dicap radikal, gaya dakwah Rizieq Syihab bisa ditafsirkan dan memperkuat hal itu.

Sebagai pemimpin agama, dia melanjutkan, bila ingin berdakwah, lakukan dengan baik dan sejuk. Tapi bila ingin berpolitik, sebaiknya dia dan FPI menyalurkannya lewat partai politik. "Atau bikin partai, kalau tidak, ya salurkan ke partai Islam yang ada," ujar Jimly.

Sayangnya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi yang kini menjadi anggota DPD itu melanjutkan, hampir semua partai politik yang ada pun nyaris tak menjalankan fungsinya. Padahal merekalah yang seharusnya menyerap dan menyalurkan aspirasi yang berkembang di masyarakat. Juga melakukan komunikasi politik dan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

"Semua parpol, khususnya yang berbasis massa Islam, itu seharusnya bicara. Jangan hanya menikmati jabatan atau justru menunggu jabatan yang lebih banyak dan lebih tinggi lagi," kata Jimly.

Selanjutnya
Halaman
1 2