Komisi III Dorong Polres Garut Proses Kasus Kades Perkosa Anak Eks Timses

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 05:10 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni diperiksa penyidik KPK selama dua jam. Crazy Rich Tanjung Priok itu tersenyum saat meninggalkan gedung KPK.
Ahmad Sahroni (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Komisi III DPR RI meminta Polres Garut mempercepat proses hukum dugaan pemerkosaan yang dilakukan kepala desa (kades) di Garut, Jawa Barat, kepada anak eks tim suksesnya. Kasus ini telah dilaporkan sejak dua bulan lalu dan masih dalam proses penyidikan polisi.

"Harus dan wajib diproses dengan cepat. Kalau tidak bisa segera, maka saya minta Kapolda Jabar segera mengevaluasi pejabatnya," kata Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni, kepada wartawan, Kamis (19/11/2020).

Sahroni mengatakan pihaknya berulang kali mengingatkan kepada polisi agar serius menangani kasus pemerkosaan. Dia menegaskan korban pemerkosaan harus dilindungi.

"Kami dari komisi III DPR sudah sering mengingatkan kepada pihak kepolisian untuk sangat serius menanggapi laporan tindak kekerasan seksual. Jangan dipersulit dan korban harus dilindungi," ujarnya.

Sahroni menegaskan polisi tidak boleh mempersulit kasus kekerasan seksual. Dia minta Polri untuk menindak tegas pejabat yang lalai dalam menangani kasus ini.

"Jadi apabila ada oknum kepolisian yang lalai atau mempersulit sebuah kasus tindak kekerasan seksual, saya minta Polri untuk segera mengevaluasi oknum polisi yang bersangkutan," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2