PMI Sumsel Gelar Jumbara PMR Virtual Pertama di Indonesia

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 19:10 WIB
Pemprov Sumsel
Foto: dok. Pemprov Sumsel
Jakarta -

Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ke- VIII Tahun 2020 tahun ini digelar secara virtual. Kendati demikian, para peserta diharapkan tetap menunjukkan sikap sportifitas yang tinggi sehingga tidak mengurangi makna yang diinginkan.

Pada pembukaan Jumbara secara virtual yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Rabu (18/11) pagi tersebut, juga diserentakkan dengan dibukanya Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) Palang Merah Indonesia (PMI) Sumsel. Jumbara PMR Tingkat Provinsi Sumsel secara virtual.

Acara tersebut mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) pusat Jusuf Kalla yang diwakili Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Muhammad Muas. Ia memberikan apresiasi untuk Ketua PMI Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia HD yang tetap konsisten dalam menjalankan program kerja kemanusiaan di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Salah satunya dengan mengusung konsep Jumbara secara virtual yang ia nilai merupakan ide brilian karena pertama dilakukan di Indonesia. Untuk itu Ia berujar konsep Jumbara virtual ini akan dibawanya ke provinsi lainnya di Indonesia.

"Pulang dari sini akan saya bawa konsep ini. Dan akan kita tawarkan ke Provinsi lainnya. Habis dari sini saya akan ke Provinsi Sulteng dan Aceh," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/11/2020).

Dengan konsep Jumbara yang digelar virtual ini, lanjut dia, justru akan meningkatkan kepercayaan masyarakat utamanya kalangan orang tua siswa. Jumbara virtual ini akan menunjukkan keberadaan organisasi PMR sebagai wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI yang menjadi salah satu kekuatan dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan, bidang kesehatan dan siaga bencana serta mengembangkan kapasitas organisasi PMI.

"Jumbara ini adalah produk dari sebuah sistem untuk ketahanan nasional. Ini menyakinkan kita semua meskipun dalam kondisi apapun kita tetap bisa berbuat melalui sarana komunikasi yang ada," imbuhnya.

Dia berharap PMI Sumsel dapat bersinergi dengan pemerintah daerah terutama dalam pembinaan kepada generasi muda. Rutin menggelar aksi donor darah berkerja sama dengan Satgas COVID-19 yang ada di masing-masing daerah.

Sementara itu, Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) H. Herman Deru sekaligus sebagai Pelindung PMI Sumsel mengucapkan terima kasih pada jajaran pengurus PMI pusat yang telah banyak memberikan perhatian pada PMI Sumsel.

Menurutnya, ide inovatif dengan menggelar Jumbara virtual juga merupakan bagian dari adanya support yang diberikan PMI pusat. Sekaligus sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Oleh karena itu, Jumbara PMR tingkat Provinsi Sumsel mengedepankan protokol kesehatan.

"Terima kasih atas perhatian Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) pusat Bapak Jusuf Kalla dan jajaran yang akan menjadikan Jumbara virtual di Sumsel ini menjadi model baru yang akan diterapkan di Indonesia," tegas Herman.

Ia berharap para pengurus PMI Provinsi Sumsel dapat meningkatkan pelayanannya pada masyarakat dengan orientasi pada kegiatan sosial. Itu artinya PMI diharamkan berorientasi pada politik dan mencari keuntungan atau profit.

"Sebagai Pelindung PMI Sumsel, Saya ikut bangga dengan apa yang telah diperbuat PMI Sumsel. Terlebih mendapatkan apresiasi dari pengurus PMI Pusat. Dan yang paling penting harus kita akui setiap bencana terjadi, masyarakat kita akan ingat dengan keberadaan PMI," ungkapnya.

Terkait dengan Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) Palang Merah Indonesia (PMI) Sumsel, Herman mengintrusikan ada kesiapsiagaan dari para relawan.

"Saat ini Pemprov Sumsel memiliki program satu desa satu ambulance. Karena itu saya minta PMI terus memelihara hubungan baik dengan pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota," harapnya.

Di lain pihak, Ketua PMI Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia HD melaporkan Jumbara PMR tingkat Provinsi Sumsel digelar dengan tujuan untuk mencari insan muda PMI yang akan diberikan pembinaan secara khusus mulai dari pelajar tingkat SD,SMP dan SMA.

"Jumbara PMR ke- VIII Tahun 2020 virtual kali ini melibatkan peserta utusan dari 17 kabupaten/kota di Sumsel," jelasnya.

Sedangkan Mukerprov, lanjut Feby, merupakan agenda tahunan PMI Sumsel sebagai sarana evaluasi program kerja pengurus PMI Sumsel yang telah dilaksanakan tahun 2020.

"Pada Mukerprov ini marilah kita samakan persepsi dan aksi pelayanan kepalangmerahan di kabupaten/kota se-Sumsel yang senantiasa siap siaga dan tepat sasaran," tandasnya.

Sebagai informasi, Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR ke VIII tahun 2020 tingkat Provinsi Sumsel dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan karakter kepalangmerahan, serta peran anggota PMR dalam penerapan Tri Bakti PMR sebagai contoh dan pendidik sebaya, melalui pendekatan keterampilan hidup.

Melalui Jumbara, anggota PMR dapat mengembangkan kapasitas, keterampilan, dan sikap positif sesuai dengan Tri Bakti PMR yaitu peduli, ceria, dan bersahabat.

Adapun jenis lomba yang dipertandingkan dalam Jumbara kali ini di antaranya kategori jumpa traveling kepalangmerahan (kepalangmerahan, kepemimpinan, PP, sanitasi dan kesehatan, kesiapsiagaan bencana, kesehatan remaja, dan donor darah siswa) serta diberikan kisi-kisi.

Sedangkan kategori bakti yaitu penyuluhan kesiapsiagaan bencana alam, nonalam, pandemi COVID-19 gembira, penyuluhan kebersihan dan kesehatan serta donor darah. Kategori gembira yaitu paduan suara, pentas seni, jingle tangkal COVID-19, anjang sana antarkontingen dan kontingen favorit.

(prf/ega)