Alat Periksa Kesehatan Otomatis ProHealth Pertamina Raih Rekor MURI

Nurcholis Maarif - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 18:18 WIB
Pertamina
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah menyediakan alat pemeriksaan kesehatan otomatis yang dinamakan 'ProHealth' atau Pertamina Robotic Health sebagai bagian penerapan optimalisasi program 'Fit To Work' (FTW) di perusahaan. Alat ini digunakan untuk menunjang karyawan Pertamina.

Alat ProHealth milik Pertamina ini juga meraih penghargaan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai alat pemeriksaan kesehatan otomatis pertama yang langsung terintegrasi dengan sistem identifikasi personel (absen). Penghargaan diberikan langsung oleh Senior Manager MURI, Sri Widayati, kepada General Manager Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Sylviana Grace Yuvenna, bertempat di kantor Cabang Pertamina Yogyakarta.

Pjs. Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri mengatakan risiko bisnis Pertamina yang cukup tinggi membutuhkan kesiapan optimal dalam menunjang kesehatan para pekerjanya.

"Selama ini, Pertamina telah menerapkan program fit to work yang mengharuskan setiap pekerja Pertamina untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara rutin," ujar Marthia dalam keterangan tertulis, Kamis (19/11/2020).

Namun ia menambahkan selama ini hal tersebut dilakukan secara manual dengan memeriksakan diri ke dokter on site clinic sehingga cukup memakan waktu dalam pemeriksaannya. Pertamina juga mencoba menyediakan alat kesehatan otomatis untuk karyawannya.

"Pertamina pun mencoba menyediakan alat pemeriksaan kesehatan otomatis yang dapat diakses oleh setiap pekerja menggunakan sistem RFID (Radio Frequency Identification) sehingga memudahkan dan mempersingkat waktu pemeriksaan sekaligus terintegrasi dengan sistem identifikasi personil," ungkapnya.

Sementara itu, Senior Manager MURI, Sri Widayati mengatakan Pertamina merupakan satu-satunya perusahaan yang telah menyediakan alat pemeriksaan kesehatan otomatis terintegrasi dengan sistem identifikasi personel atau absensi.

"Dari hasil penilaian tim internal kami maka Pertamina berhak mendapatkan Rekor MURI tersebut dan diharapkan dapat mengoptimalkan lebih lagi dari program ini," ujarnya.

(akn/ega)