Round-Up

Vanessa Angel Memulai Hidup di Balik Sel

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 06:00 WIB
Vanessa Angel tiba di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur. Dia datang ditemani oleh suaminya.
Vanessa Angel tiba di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur. (Foto: Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)

Pengacara Sebut Sisa Hukuman Vanessa 1 Bulan

Vanessa Angel divonis 3 bulan penjara terkait kasus kepemilikan pil Xanax. Pengacara punya hitungan tersendiri seputar sisa masa tahanan Vanessa.

Selama masa sidang Vanessa statusnya menjadi tahanan kota sejak 9 April 2020. Hingga persidangan, dia juga tetap masih menjalani sebagai tahanan kota.

Pengacara Vanessa, Toddy Laga Buana, enggan menjelaskan soal berapa lama sisa masa tahanan Vanessa. Dia menyerahkan hal tersebut kepada pihak lapas.

"Untuk berapa lama nanti dari pihak yang berwenang yang akan, nanti ada hitung-hitungannya kan. Nanti pihak berwenang yang akan menjelaskan," pungkasnya.di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (18/11/2020).

Sementara itu, pengacara Vanessa Angel, Arjana Bagaskara sebelumnya menyebut Vanessa masih harus menjalani sebulan lebih sisa tahanan.

"Sisa (hukuman) satu bulan lebih," ujar Arjana usai sidang di PN Jakarta Barat, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Kamis (5/11).

Sementara itu, pejabat Humas PN Jakarta Barat, Eko Ariyanto, menjelaskan, status tahanan kota hitungannya berbeda dengan status tahanan rutan. Eko menyatakan kalau 5 hari status tahanan kota itu hitungannya sama dengan 1 harinya di rutan.

"Jadi status tahanan kota hitungannya adalah 5 hari ditahan di kota, sama dengan satu hari di rutan. Kalau tahanan rumah hitungannya 3 hari di rumah sama dengan satu hari di rutan," jelas Eko kepada wartawan.

Vanessa Divonis 3 Bulan Penjara

Vanessa Angel divonis 3 bulan penjara dan denda Rp 10 juta subsider 1 bulan kurungan terkait kasus kepemilikan 20 butir pil Xanax. Vanessa dinyatakan bersalah telah mengonsumsi pil Xanax.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan tanpa hak dan memiliki psikotropika " ujar hakim ketua Setyanto Hermawan, di PN Jakbar, Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (5/11/2020).

Vanessa Angel divonis bersalah melanggar Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika juncto Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 49 Tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Psikotropika dalam Lampiran UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 3 bulan dan denda Rp 10 juta dan ketentuan apabila denda tak dibayar diganti pidana 1 bulan," ucap hakim.

Dalam pertimbangannya hakim meyakini Vanessa Angel tidak membeli pil Xanax dengan secara sah yakni melalui resep dokter. Hakim menyebut resep Vanessa yang didapat dari dr Maxwaddi Maas tidak lagi berlaku.

"Menimbang berdasarkan uraian pertimbangan di atas maka terdakwa jelas telah memiliki menyimpan aprozolam. Menimbang bahwa kepemilikan dan penyimpanan tersebut tanpa pula ada alasan yang dibenarkan, atau di luar kewenangan terdakwa. Sebab fakta hukum terdakwa tidak berhak lagi, karena pembelian resep obat harus resep dokter, jika tidak sesuai resep dokter maka pembelian dan penguasaan atau kepemilikan obat tidak sah," ujar hakim.

"Menimbang majelis hakim berkeyakinan unsur tanpa hak memiliki menyimpan psikotropika telah terbukti dan terpenuhi secara hukum," sambungnya.

Halaman

(aan/idn)