Jaksa Cecar Adik Ipar Nurhadi soal Kredit Macet Rezky Herbiyono Rp 97 M

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 21:02 WIB
Menantu eks Sekretaris MA Rezky Herbiyono diperiksa KPK, Jakarta, Selasa (22/9/2020).
Rezky Herbiyono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Jaksa KPK mencecar adik ipar mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Rahmat Santoso. Rahmat dicecar terkait kredit macet menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono, senilai Rp 97 miliar.

Rahmat mengaku awal mengetahui ada kredit macet itu dari seorang pengusaha bernama Iwan Cendekia Liman. Saat itu, Rahmat ditunjukkan video yang memperlihatkan Rezky sedang menandatangani sebuah perjanjian pinjaman di Bank Bukopin yang berujung kredit macet.

"Saya nggak ngerti soal pinjaman, namun saya diberitahu Iwan Liman saya tak percaya gitu aja, saya dikasih tahu Iwan Liman saya pulang ke Surabaya, dia menceritakan saya bilang 'kasih buktinya ke aku'. Dia cerita ini om macet di Bukopin. Nah kemudian saya diberikan teguran dari Bank Bukopin untuk Rezky dan diberi Pak Nurhadi," kata Rahmat di PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (18/11/2020).

"Pak Nurhadi kaget, marah-marah dia bilang 'bukan kamu aja yang tahu bank' ya sudah, kalau gitu akhirnya saya tanya Bukopin, dan Bukopin bilang ada macet sekitar Rp 97 miliar sekian. Direktur Bukopin bilang Rahmat kamu punya adik namanya Rezky, saya bilang saya itu anak terakhir nggak punya adik, saya tanya kenapa kata dia memang ada kredit macet," sambungnya.

Rahmat menyebut Rezky meminjam bank sekitar Rp 97 miliar dengan jaminan rumah Nurhadi di Jalan Hang Lekir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan kebun sawit. Di mana aset itu bukan milik Rezky, melainkan milik istri Nurhadi, Tin Zuraida, dan anak Nurhadi bernama Lia.

Mendengar pernyataan itu jaksa lantas mencecar Rahmat. Jaksa mengaku aneh kenapa aset rumah di Hang Lekir itu dijadikan jaminan pinjaman padahal bukan milik Rezky.

"Apa kaitan pinjaman rezky dengan Nurhadi?" tanya jaksa.

Namun dia tidak tahu. Dia juga mengaku cekcok dengan Nurhadi karena menyampaikan pinjaman Rezky itu kredit macet.

"Karena saya juga kaget, ini kan atas nama keponakan saya Lia dan Tin Zuraida kakak saya ternyata Pak Nurhadi tidak tahu kalau itu dijaminkan. Saya juga bingung, saya juga sempat ribut 'kamu jangan fitnah, aku juga tahu bank'. Itu jawaban Pak Nurhadi," ucapnya.

Setelahnya, Nurhadi mendapatkan teguran dari bank terkait pinjaman itu. Seperti apa tegurannya? Simak di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2